oleh

Terdapat Sumber Mata Air Panas di Lokasi Jembatan Cibuni

sukabumiekspres.net || SUKABUMI – Setelah lama tak diperbaiki, konsisi Jembatan Cibuni di Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi kini berdiri kokoh dengan beberapa instrumen dan dekorasi pelengkap untuk mempercantik tampilannya.

Bahkan, saat ini jembatan penghubung antara Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi itu menjadi salah satu tempat primadona bagi warga sekitar. Tak sedikit warga yang datang ketempat itu hanya untuk mengabadikan momentnya dengan menggunakan kamera ponsel.

Informasinya, Jembatan sepanjang 120 meter yang dibangun sejak bulan Juni itu akan diresmikan Sukabumi oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami tepatnya hari ini (14/1).

Salim Sambas (23) warga kampung Negleng RT06/03 , Desa Cidadap Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, menyebutkan bahwa suasana Jembatan Cibuni yang baru dibangun ini sangat nyaman. “Enak si apalagi jika disuasana sore hari, berdiri ditengah tengah jembatan melihat ke kiri ke kanan yang sangat indah dipandang” kata dia, saat dihubungi melalui sambungan selullar, kemarin (13/1).

Sambas mengungkapkan, hampir setiap harii selalu banyak warga yang datang ke Jembatan Cibuni untuk menikmati panorama alam sekitar dan berfoto. “Banyak yang datang mulai dari anak anak hingga dewasa,”ucapnya.

Sambas mengungkapkan, tidak jauh dari Jembatan Cibuni terdapat sumber air panas alami. Akses menuju ketempat tersebut pun cukup mudah, jaraknya hanya sekitar 100 meter dari jembatan.

“Sumber mata air panas ini berada di aliran Sungai Cibungur, Sungai Cibungur sendiri mengalir ke Sungai cibuni. Tak sulit bila ingin mengunjungi lokasi tersebut” beber Sambas.

Sumber air panas itu, lanjut Sambas, keluar dari lubang batu yang berada di pinggir aliran sungai, sehingga air panas tersebut terus mengalir ke Sungai Cibungur dan kerap dijadikan lokasi pemandian oleh warga setempat.

“Aliran air panas berada di pinggir sungai. Terdapat satu titik sumber air panas yang keluar dari lubang batu ukuran besar,” imbuhnya.

Di sana hanya terdapat satu lubang berukuran sedang dengan sedikit aroma belerang. Air panas di lokasi tersebut tidak pernah berhenti, selalu mengalir dalam kondisi apapun.

“Dari dulu sudah dipakai mandi sama warga, baik dari Kecamatan Cidadap maupun warga dari Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (Job3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *