oleh

Siap Divaksin! Wali Kota dan Bupati Sukabumi Bersedia Jadi yang Pertama

SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyatakan kesiapannya menjadi orang pertama yang divaksinasi di wilayah mereka. Namun keduanya masih menunggu juklak dan juknis dari pemerintah pusat.

“Sesuai arahan Presiden saja. Kalau memang diarahkan kepala daerah harus menjadi orang pertama untuk diberikan vaksin covid-19, kenapa tidak,” kata Fahmi kepada wartawan.

Selain harus menunggu juklak dan juknis dari pemerintah pusat, lanjut Fahmi, pihaknya juga harus melihat ketersediaan vaksin tahap pertama yang jumlahnya masih terbatas.
“Kalau dalam kuklak dinyatakan untuk tenaga kesehatan dulu, ya kami ikuti aturannya. Jadi intinya sesuai dengan peraturan yang ditetapkan,” tandasnya.

Senada diungkapkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Ia mengaku siap menjadi orang pertama di Kabupaten Sukabumi yang disuntik vaksin. Menurut Marwan, dirinya sebagai pejabat publik harus memberikan contoh baik terkait program vaksinasi tersebut.

“Tentunya saya siap. Pak presiden juga siap, kenapa kita tidak?,” tegas Marwan kepada wartawan usai menghadiri acara di Kecamatan Cikembar, beberapa hari lalu.

Menurut Marwan, vaksin covid-19 tidak jauh berbeda dengan program imunisasi lain yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Artinya, hal itu merupakan bentuk ikhtiar agar masyarakat terhindar dari covid-19.
“Saya rasa tidak beda dengan vaksin-vaksin sebelumnya. Vaksin merupakan bentuk ikhtiar agar kita terhindar dari penularan covid-19,” jelasnya.

Marwan juga mengimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Penerintah Kabupaten Sukabumi agar ikut menyukseskan vaksinasi. Selain itu, Marwan juga meminta agar masyarakat dapat mengikuti program nasional ini.

“Tahap pertama kan prioritas tenaga kesehatan dulu supaya mereka terjaga dalam pelayanan dan penanganan wabah ini. Tahap selanjutnya baru masyarakat umum,” pungkasnya. (job3)

Reporter : Asep Hendrayana
Redaktur : Nendi Cahyana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *