oleh

Pemkot Sukabumi Aktifkan Satgas Covid-19 Tingkat RT dan RW

sukabumiekspres.net || JL R SYAMSUDIN – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, yang juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 memimpin rapat koordinasi penanganan covid-19 bersama para camat dan lurah secara virtual di Balai Kota Sukabumi, kemarin (2/2). Dalam rakor tersebut wali kota mendorong agar satgas di tingkat RW dan RT diaktivasi dalam pencegahan penyebaran covid-19.

Pada momen ini hadir secara langsung Staf Ahli Wali Kota Ayep Supriatna, Asda Bidang Administrasi Iskandar, Kepala Dinas Satpol PP Agus Wawan Gunawan, Kepala Badan Kesbang Yudi Yustiawan, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih. Sementara para camat dan lurah mengikuti secara virtual.

“Saya meminta aktiviasi Satgas di tingkat RW dan RT,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Permintaan Fahmi cukup beralasan. Sebab, keberhasilan penanganan di wilayah akan mendorong keberhasilan di tingkat kota. “Hal ini karena penanganan berbasiskan wilayah agar semakin mampu menekan laju pertambahan kasus covid-19,” tegasnya.
Wali kota juga mendorong adanya komunikasi yang baik yang terjalin antara satgas kota, kecamatan, kelurahan, hingga RW dan RT. Pasalnya, komunikasi yang baik akan menentukan keberhasilan penanganan Covid-19.

Menurut Fahmi, semua pihak harus menerapkan ketentuan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dalam Penanganan Covid-19. Sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Menyangkut vaksin, Fahmi menegaskan agar warga tidak perlu khawatir dan takut untuk divaksin. Pasalnya, vaksin covid-19 ini telah dinyatakan aman, suci, dan halal.

“Vaksinasi ini merupakan salah satu ikhtiar terbaik yang telah dicanangkan pemerintah. Jadi, tidak perlu takut,” ujar dia, di Balai Kota Sukabumi, belum lama ini.
Terkait kebijakan bagi warga yang tidak mau divaksin, lanjut Fahmi, Pemkot Sukabumi akan mengikuti aturan dan sanksi yang telah diberlakukan pemerintah pusat. “Kita akan ikuti aturan pemerintah pusat bagi warga yang menolak divaksin,” tegasnya.

Vaksin untuk masyarakat tersebut akan diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat dan kriteria. (ndi/rls/job3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *