Selain itu, ada beberapa faktor lain yang mendorong anak muda Indonesia memilih bekerja di luar negeri:
1. Kesempatan kerja yang terbatas
Lapangan kerja di Indonesia tidak hanya terbatas, tetapi juga memiliki persaingan yang sangat ketat. Lebih buruk lagi, praktik nepotisme, suap, dan permainan orang dalam masih marak terjadi.
Bahkan dalam proses rekrutmen yang berjalan secara normal, banyak persyaratan yang tidak masuk akal, seperti batasan usia yang ketat, penampilan fisik yang harus menarik (good looking), serta pengalaman kerja yang sering kali tidak realistis bagi pencari kerja baru.
Baca Juga:3 Pola Pikir Keliru untuk Menutupi Kesalahan, Malah Akan Menghambat KemajuanIntip Spesifikasi Lenovo Legion Go S Sebagai PC Gaming Genggam Terhype Buat Para Gamers
2. Pendidikan mahal, tetapi kesempatan kerja rendah
Biaya pendidikan di Indonesia tergolong tinggi, tetapi peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak—atau setidaknya cukup untuk hidup nyaman—sangatlah rendah.
4. Regulasi bisnis yang rumit
Birokrasi dan regulasi yang kompleks di Indonesia menciptakan efek domino yang menghambat perkembangan usaha. Banyak pengusaha akhirnya merasa enggan untuk mengurus berbagai perizinan, termasuk sertifikasi halal, yang prosesnya dianggap terlalu rumit. Akibatnya, banyak dari mereka memilih untuk memulai bisnis di luar negeri, di mana iklim usaha lebih kondusif.
5. Ketidakpuasan terhadap pemerintah
Ketidakstabilan politik, kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, serta ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah semakin memperkuat alasan masyarakat untuk mencari kehidupan yang lebih baik di luar negeri.
Fenomena kabur aja dulu ini menjadi cerminan dari kompleksitas tantangan yang dihadapi masyarakat Indonesia.
Lucunya, semua permasalahan ini terus bergulir tanpa henti, terutama dengan fenomena perjudian daring yang menyebabkan total kerugian lebih dari 1.000 triliun rupiah. Melelahkan, bukan? Saya pribadi merasa lelah.
Namun, jika kita ingin membahas lebih dalam, apa sebenarnya faktor utama yang membuat banyak orang ingin meninggalkan Indonesia?
6. Perubahan Pola Pikir (Mindset Shift)
Jika ditelusuri lebih jauh, alasan utama keinginan masyarakat untuk pindah ke luar negeri berakar pada teori hierarki kebutuhan Maslow. Pernahkah kalian mendengar teori ini? Pada dasarnya, manusia memiliki lima tingkatan kebutuhan yang harus dipenuhi secara berurutan, mulai dari yang paling dasar hingga yang tertinggi: