Tekuni Dunia Pendidikan di Sukabumi, Asep Ikhawan Ingin Cetak Generasi Unggul

Ist
Dr. Asep Ikhawan Awaluddin Ketua Dewan Pembina Yasti Sukabumi
0 Komentar

SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Dunia pendidikan di Sukabumi tak bisa dilepaskan dari peran dan dedikasi seorang Dr. Asep Ikhawan Awaluddin. Sebagai Ketua Dewan Pembina Yasti Sukabumi, dia telah lebih dari 20 tahun mengabdikan dirinya memajukan pendidikan, bukan hanya di Sukabumi, tetapi juga di Indonesia.

Sebagai sosok yang telah merasakan pahit manisnya mengelola lembaga pendidikan, Asep memiliki tekad kuat untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul. Baginya, sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi merupakan pusat peradaban awal manusia, tempat di mana karakter dan keterampilan peserta didik dibentuk.

“Saya meyakini bahwa sekolah adalah pusat peradaban manusia, tempat di mana olah pikir, olah rasa, dan olah raga digodok. Tujuan utamanya adalah membangun karakter peserta didik agar memiliki mental dan akhlak yang baik,” ujar Asep kepada wartawan, Selasa (25/2).

Baca Juga:DPMPTSP Kota Sukabumi Target Peningkatan Nilai InvestasiTekan Angka Stunting dari Hulu hingga Hilir, Cegah Pernikahan Dini dan Optimalkan Kader Posyandu

Impian besarnya adalah meningkatkan mutu pendidikan di Sukabumi agar mampu mencetak generasi penerus yang berkualitas. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas adalah kunci utama dalam membangun bangsa yang maju.

“Generasi penerus yang memiliki kualitas mumpuni tentu berasal dari pembibitan yang baik sejak kecil, termasuk di lingkungan sekolah. Maka dari itu, saya ingin terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Sukabumi,” jelasnya.

Asep mengibaratkan investasi orang tua dalam dunia pendidikan seperti menanam sebuah bibit pohon. Hasil panennya nanti sangat bergantung pada perawatan sejak proses pembibitan.

“Di Yasti ini, saya punya banyak jenis pohon yang saya rawat setiap hari agar nantinya bisa menghasilkan buah yang berkualitas. Begitu pula dengan pendidikan. Sejak kecil, anak-anak harus dididik dan diberikan pendidikan yang layak agar ketika dewasa, mereka bisa menjadi kebanggaan orang tuanya. Bisa jadi mereka kelak menjadi kepala desa, pengusaha, atau bahkan wakil menteri,” tutur Asep. (mg5)

0 Komentar