– Konsumsi makanan rendah kolesterol dan rendah gula saat sahur dan berbuka.
– Minum obat penurun kolesterol, seperti statin, pada malam hari sesuai anjuran dokter.
– Perbanyak konsumsi makanan yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol, seperti oatmeal dan ikan salmon, saat sahur maupun berbuka.
– Tetap rutin berolahraga meskipun sedang berpuasa.
Baca Juga:7 Daftar Ponsel yang Akan Laris Manis Jelang Lebaran 2025, Siapkan Uang THR-muMenguak Penipuan di Aplikasi WPP dengan Top Up Sebagai Pancingan
– Jaga porsi makan, baik saat sahur maupun berbuka, agar tidak berlebihan.
Jika Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, upayakan untuk mengendalikan berat badan selama bulan puasa.
Menjaga Kolesterol Tetap Stabil Saat Lebaran
Setelah berhasil menjaga kadar kolesterol tetap stabil selama bulan puasa, penting pula untuk menjaga kestabilannya saat merayakan Hari Raya Idulfitri. Lebaran identik dengan momen kemenangan setelah satu bulan berpuasa, dan acara makan bersama keluarga menjadi kegiatan yang dinantikan.
Meskipun Anda berhasil menghindari pantangan kolesterol tinggi selama sebulan penuh, belum tentu Anda dapat melakukannya di hari lebaran. Hal ini karena sulitnya menahan godaan untuk mengonsumsi berbagai makanan lezat khas lebaran.
Sayangnya, banyak makanan khas lebaran yang tinggi kandungan lemak, seperti opor ayam, rendang, sayur pepaya bersantan, dan berbagai hidangan lainnya yang kaya kolesterol.
Tentu akan sangat disayangkan jika usaha Anda menjaga kadar kolesterol selama satu bulan menjadi sia-sia hanya karena satu hari saja. Oleh sebab itu, tetaplah berusaha menjaga kestabilan kolesterol meskipun di hari lebaran.
Jika Anda tidak dapat menolak ajakan untuk menikmati makanan berlemak tinggi, konsumsilah dalam jumlah terbatas. Selain itu, imbangi dengan mengonsumsi makanan kaya serat atau ikan yang mengandung asam lemak omega-3 agar kadar kolesterol tetap terjaga.