Dengan berkorban, masih ungkap Fajar laksana, Allah telah menyiapkan telaga di surga, caranya dengan shalat dan berkurban. Maka dengan kurban ini umat Islam diselamatkan, diampuni dosanya, diberi surganya Allah dan diberikan kebaikan dengan setiap tetesan darah kurban dapat mengampuni dosanya.
“Alhamdulillah setiap pelaksanaan kurban di ponpes Al Fath ini dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan jumlah hewan kurban.
Ini korban terbanyak di Ponpes Al Fath selama ini, yakni dengan 5 sapi, 1 kerbau, dan 16 domba,” terangnya.
Baca Juga:Harga Daging Sapi Naik di SukabumiOpadi Tekan Harga Kebutuhan Jelang Iduladha
Fajar Laksana berharap, setiap tahun itu yang melaksanakan kurban selalu bertambah. Karena apa? Kalau ada peningkatan yang berkorban berati menandakan bahwa tingkat kesejahteraan juga meningkat.
“Demikian juga dengan jamaah Ponpes Al Fath yang tersebar 24 cabang di tiga wilayah, kalau yang berkurban meningkat, berati tingkat kesejahteraan dan meningkat ekonominya dan paling pokok adalah meningkatnya iman dan taqwa kepada Allah SWT,” harapnya.
Masih dalam satu rangkaian kegiatan, Jumat (6/6/2025) pihak Ponpes Al Fath juga akan membuat sate terpanjang dengan mengundang para jamaah, para warga sekitar ponpes, santri, serta lembaga-lembaga terkait.
“Sama-sama kita akan bergembira dengan datangnya hari raya Idul adha 1446H tahun ini,” pungkasnya
