Wakil Walkot Sukabumi Paparkan Ekosistem Toleransi pada KTT

Istimewa
DOKPIM/PEMKOT SUKABUMI PEMAPARAN: Pada momen Konferensi Kota Tolerasi (KTT) di Singkawang, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana memaparkan soal ekosistem toleransi di wilayahnya.
0 Komentar

Kota Sukabumi juga memiliki sejumlah organisasi penggerak toleransi seperti FKUB, FPK, BKGS, BKVS, dan Forum Pemuda Lintas Agama (FORMULA).

Pemerintah Kota turut meningkatkan alokasi anggaran secara signifikan: dari Rp473 juta pada 2022 menjadi Rp580 juta pada 2024 untuk kegiatan keagamaan, serta peningkatan alokasi program toleransi dari Rp21,8 miliar menjadi Rp49,52 miliar pada periode yang sama.

Rangkaian kegiatan toleransi yang dipaparkan mencakup perayaan Cap Go Meh, Tahun Baru Islam, konsinyir hari keagamaan, doa bersama lintas agama, hingga bakti sosial. Bobby Maulana menegaskan bahwa meskipun Sukabumi bukan kota besar, komitmennya terhadap nilai kebangsaan dan kemanusiaan sangat kuat. “Semoga Sukabumi dapat terus menjaga harmoni dan menjadi teladan bagi kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:Dua Pemancing Terseret Ombak di Pantai CikeueusPengurangan TKD jangan Korbankan Layanan Dasar Masyarakat

Kehadiran Kota Sukabumi pada Konferensi Kota Toleran 2025 menegaskan posisi Sukabumi sebagai kota yang proaktif dalam membangun toleransi dan menumbuhkan kebersamaan demi Indonesia yang damai dan inklusif. (dokpim)

Laman:

1 2
0 Komentar