JL R SYAMSUDIN SH – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana menghadiri kegiatan pengarahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat tentang penyelesaian kerugian daerah semester II tahun anggaran 2025 pada lingkup Pemkot Sukabumi, kemarin (29/12). Ayep Zaki menegaskan pentingnya peran BPK dalam mendorong akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah serta penguatan fungsi pengawasan internal pemerintah.
Dia menyampaikan komitmennya untuk memimpin pemerintahan dengan prinsip kerja yang bersih, transparan, dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran. Menurutnya, akuntabilitas tidak hanya diukur dari kepatuhan administrasi keuangan, tetapi juga dari kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ayep juga menekankan perlunya optimalisasi potensi pendapatan daerah secara maksimal namun tetap berlandaskan tata kelola yang bersih dan akuntabel. Dia mengajak seluruh perangkat daerah untuk tidak menghambat sumber-sumber pemasukan yang sah, sekaligus memastikan setiap rupiah yang masuk dan dibelanjakan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Baca Juga:Longsor Tutupi Jalan Desa Warga Kampung Cisitu NyalindungBanjir dan Longsor Putus Akses Jalan dan Jembatan di Desa Bojongsari
Transparansi penggunaan anggaran, mulai dari belanja infrastruktur, operasional, hingga pelayanan publik, dinilai penting agar akuntabilitas tidak hanya menjadi slogan, melainkan terwujud dalam kinerja nyata.
Ayep mengingatkan bahwa penyelesaian kerugian daerah, termasuk temuan-temuan masa lalu, tetap harus diselesaikan meskipun nilainya kecil, karena menyangkut integritas dan nama baik pemerintahan. Dia berharap melalui pengarahan BPK Perwakilan Jawa Barat, seluruh jajaran Pemkot Sukabumi dapat memahami dan melaksanakan arahan secara konsisten sesuai ketentuan.
Dengan demikian, akuntabilitas versi pengelolaan keuangan negara dapat terwujud secara utuh dan menjadi fondasi bagi terbangunnya Kota Sukabumi yang maju, transparan, dan berdaya saing, sebagai kontribusi nyata bagi Indonesia. (dokpim)
