Dengan pengembangan program pertanian tersebut, Lapas Warungkiara berupaya menghadirkan pola pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga meningkatkan kemampuan dan kemandirian warga binaan.
Panen 250 kilogram sawi pun menjadi salah satu gambaran bahwa lahan pemasyarakatan dapat dimanfaatkan sebagai ruang produktif sekaligus sarana pembentukan keterampilan bagi WBP. (mg3)
