Tren #KaburAjaDulu Makin Buat Indonesia Emas 2045 Mustahil Terwujud, Ternyata Ini Penyebabnya

Tren KaburAjaDulu
Tren #KaburAjaDulu di Media Sosial
0 Komentar

7. Kebutuhan fisiologis

Ini adalah kebutuhan paling dasar, seperti makan, minum, tidur, dan kebutuhan biologis lainnya. Jika seseorang lapar, sulit baginya untuk memikirkan hal lain.

8. Kebutuhan keamanan

Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, manusia membutuhkan rasa aman, seperti memiliki tempat tinggal yang layak, pekerjaan yang stabil, serta lingkungan yang aman dan nyaman.

9. Kebutuhan sosial

Sebagai makhluk sosial, manusia memerlukan interaksi, kasih sayang, serta rasa memiliki. Contohnya adalah memiliki teman, keluarga, atau pasangan.

Baca Juga:3 Pola Pikir Keliru untuk Menutupi Kesalahan, Malah Akan Menghambat KemajuanIntip Spesifikasi Lenovo Legion Go S Sebagai PC Gaming Genggam Terhype Buat Para Gamers

10. Kebutuhan penghargaan

Setelah kebutuhan sosial terpenuhi, manusia menginginkan penghargaan, baik dari orang lain maupun dari diri sendiri. Misalnya, seseorang merasa bangga ketika mendapatkan pekerjaan yang baik atau menerima pujian atas pencapaiannya.

11. Kebutuhan aktualisasi diri

Pada puncaknya, manusia ingin mengembangkan potensi maksimal yang dimilikinya. Inilah mengapa banyak orang mulai mengejar passion, mempelajari hal-hal baru, atau berusaha mencapai tujuan hidup yang lebih tinggi.

12. Hukum yang Bisa Dibeli

Seperti kita ketahui, penegakan hukum di Indonesia seringkali berjalan tidak adil untuk beberapa kasus. Tak jarang hukum lancip ke atas dan tumpul ke bawah. Hukum seringkali berpihak pada orang-orang yang mempunyai kedudukan tinggi tapi tidak untuk rakyat kecil.

Permainan uang pun berjalan dalam proses penegakan hukum. Suap penyuap kepada hakim dan aparat penegak hukum sudah menjadi rahasia umum di Indonesia.

Seperti contohnya, seorang koruptor yang mencuri uang negara senilai Miliaran bahkan Triliunan hanya mendapat hukuman tak lebih dari 10 tahun, sedangkan rakyat biasa yang mencuri makanan yang tak seberapa karena alasan kelaparan bisa dituntut hukuman 2 tahun lebih.

Kesimpulan

Sekarang, pertanyaannya, apakah seluruh hierarki kebutuhan yang telah kami sebutkan tadi dapat terpenuhi jika tinggal di Indonesia?

Dari sisi psikologis, faktor inilah yang paling memengaruhi mengapa banyak anak muda akhirnya ingin pergi ke luar negeri. Namun, daripada hanya fokus mencari peluang di luar negeri, sebenarnya ada banyak sekali potensi yang bisa dimanfaatkan di Indonesia.

Baca Juga:4 Cara Terjitu Dapat Saldo DANA Gratis Tanpa Aplikasi LainSegera Daftar Program Mudik Gratis 2025 ke Jawa Tengah Cukup Lampirkan Syarat Ini

Misalnya, kita tahu bahwa sektor fashion, makanan, dan furnitur memiliki pasar yang sangat besar di tingkat internasional. Jika kita memahami tren serta selera konsumen global dan mampu memenuhi persyaratan ekspor negara tujuan, maka produk-produk Indonesia sebenarnya bisa dijual ke seluruh dunia.

0 Komentar