Menurutnya, momentum Natal dan Tahun Baru selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat, aktivitas ibadah, serta kegiatan wisata. Kondisi tersebut membawa konsekuensi logistik dan potensi kerawanan yang perlu diantisipasi secara serius, terutama dalam aspek keamanan, ketertiban, dan keselamatan publik. “Pemkab Sukabumi bersama TNI-Polri dan seluruh stakeholder siap berkolaborasi dalam pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengamanan Nataru,” ujarnya.
Andreas menekankan sejumlah prioritas, mulai dari peningkatan kesiapsiagaan personel, penguatan koordinasi antarinstansi, hingga optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, kelancaran arus lalu lintas menjadi perhatian utama. Wabup menegaskan pentingnya memastikan ketersediaan kebutuhan pokok serta layanan kesehatan selama libur akhir tahun.
Baca Juga:Pelaku Ujaran Kebencian Resbob Berhasil Ditangkap Polisi di JatimDPRD Angkat Suara Soal Penggabungan Empat Kecamatan di Sukabumi
Dia menuturkan, pengamanan juga diarahkan pada mitigasi potensi bencana hidrometeorologi. Mengingat, saat ini memasuki musim penghujan.
Kendati begitu, BPBD diminta menyiagakan personel, sementara BMKG diharapkan memberikan prakiraan cuaca dalam jangka satu hingga tiga minggu ke depan. Alat berat juga akan didekatkan ke lokasi-lokasi rawan longsor dan banjir.
