Kota Sukabumi Tingkatkan Keselamatan Transportasi, Bangun Pos Jaga di Perlintasan KA

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/SUKABUMI EKSPRES PERESMIAN: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meresmikan pos jaga perlintasan kereta api di Jalan Amubawa Sasana Kecamatan Citamiang yang dibiayai APBD perubahan tahun anggaran 2025.
0 Komentar

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi membangun pos jaga perlintasan kereta api di Jalan Amubawa Sasana Kecamatan Citamiang. Pembangunannya dibiayai APBD perubahan tahun anggaran 2025 sebagai upaya meningkatkan keselamatan di titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan.

Peresmian pos jaga dilakukan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, kemarin (22/12). Ayep menegaskan pentingnya keberadaan pos penjagaan di kawasan perlintasan sebidang tersebut.

Menurutnya, aktivitas kereta api yang cukup padat serta kondisi perlintasan yang masih menggunakan sistem manual memerlukan pengawasan ekstra demi keselamatan pengguna jalan. Ayep menyampaikan, keberadaan petugas jaga menjadi faktor krusial meminimalkan potensi kecelakaan.

Baca Juga:Bupati Ingatkan Peran Penting Ibu dalam Kehidupan Keluarga dan MasyarakatPanitia Fashion and Culinary Sisihkan Keuntungan untuk Korban Bencana

Untuk mendukung operasional pos tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi menyiapkan empat orang petugas yang bertugas secara bergiliran. “Kehadiran petugas ini sangat penting. Walaupun palang pintu masih manual, setidaknya perlintasan menjadi lebih aman, terutama di titik-titik yang tergolong ekstrem dan rawan kecelakaan,” tegas Ayep, kemarin.

Pembangunan pos jaga ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sukabumi meningkatkan keselamatan transportasi. Khususnya di perlintasan sebidang yang beririsan langsung dengan aktivitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Iskandar Ifhan, memastikan kesiapan operasional pos penjagaan tersebut akan terus ditingkatkan. Hal ini seiring dengan tingginya frekuensi perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Kota Sukabumi setiap harinya.

Menurut Iskandar, keberadaan pos jaga tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjaga petugas, tetapi juga sebagai pusat koordinasi dalam pengamanan perlintasan kereta api. Dia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan kedisiplinan, baik dari petugas maupun pengguna jalan.

“Dengan tingginya aktivitas kereta api, kesiapan operasional pos penjagaan harus terus ditingkatkan. Kami juga berharap sinergitas dan koordinasi antarseluruh pemangku kepentingan dapat terus diperbaiki untuk memperkuat sistem pengamanan perlintasan,” ujarnya. (mg5)

0 Komentar