Lapas Nyomplong Perlu Direlokasi

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/SUKABUMI EKSPRES SAMBUTAN: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki memberikan sambutan sekaligus arahan saat silaturahmi dan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIB Sukabumi.
0 Komentar

SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Lapas Kelas IIB Sukabumi dinilai sudah kelebihan kapasitas. Karena itu, sejak beberapa waktu lalu, lapas yang lebih dikenal sebagai Lapas Nyomplong ini digadang-gadang akan direlokasi.

Menanggapi wacana itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki tak memungkiri, persoalan keterbatasan lahan menjadi tantangan serius menindaklanjuti rencana relokasi lapas. Namun, lanjut Ayep, Pemkot Sukabumi tentu tak akan tinggal diam.

Ayep mengaku, Pemkot Sukabumi akan berkomitmen untuk ikut mencari solusi dari permasalahan tersebut. “Terkait lahan untuk Lapas Kelas IIB Sukabumi kita akan usahakan bersama-sama,” kata Ayep di sela kunjungan sekaligus penyerahan satu unit motor sampah di Lapas Kelas IIB Sukabumi, kemarin (7/1).

Baca Juga:Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi 'Akur'Pedagang Daging Sapi Mogok Berjualan, Rencana Pemerintah Menaikkan Harga

Satu di antara harapan adanya lahan, kata Ayep, berkaitan wacana pengembangan wilayah Kota Sukabumi. Terutama daerah di Kabupaten Sukabumi yang secara administratif diwacanakan ingin bergabung dengan Kota Sukabumi.

“Mudah-mudahan juga Susukecir (Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, Cireunghas) bisa masuk ke Kota Sukabumi. Kalau sudah masuk ke kota, kita akan lebih leluasa dalam menyiapkan lahan untuk lapas,” tegasnya.

Kalapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menaruh harapan rencana tersebut dapat terealisasi. Kondisi lapas yang saat ini kelebihan kapasitas membutuhkan solusi jangka panjang demi kenyamanan dan keamanan bersama.

“Lahan baru yang disebutkan Pak Wali sangat kami harapkan. Semakin luas lahan yang bisa dihibahkan Pemerintah Kota Sukabumi, tentu akan semakin baik bagi pengembangan dan penataan lapas ke depan,” pungkasnya. (mg5)

0 Komentar