Cuaca Bisa Pengaruhi Harga Komoditas Pangan, Produksi dan Pasokan Berpotensi Berkurang

Istimewa
DOK/HUMAS PEMKAB SUKABUMI STABIL: Harga beragam komoditas pangan di Pasar Semimodern Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi terpantau turun pada pertengahan Ramadan.
0 Komentar

SUKABUMI – Kondisi cuaca diwaspadai jadi faktor utama berfluktuasinya harga berbagai komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Terlebih menghadapi bakal melonjaknya permintaan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah yang dikhawatirkan pasokan bakal berkurang akibat produksi yang tidak stabil.

Kepala UPTD Pasar Semimodern Palabuhanratu, Uus Heriyanto, mengatakan hasil monitoring yang dilakukan cukup intensif, selama berjalannya Ramadan, sejauh ini harga dan pasokan relatif masih cukup terkendali. Namun, perlu juga diantisipasi dampak dari faktor cuaca yang bisa memengaruhi pasokan sehingga berdampak terhadap lonjakan harga.

“Kenaikan harga itu pada umumnya dipengaruhi faktor cuaca yang berdampak terhadap produksi dan distribusi barang. Tapi, sejauh ini di PSM Palabuhanratu kondisi harga masih cukup stabil,” kata Uus didampingi enumerator (pencatat harga), Maulana, Jumat (6/3).

Baca Juga:Update Tanah Bergerak di Bantargadung, 407 Warga Terpaksa MengungsiBupati Sukabumi Ajak Warga Berdoa Bersama untuk Penyintas Bencana

Hasil pemantauan di lapangan, kata Uus, kondisi harga berbagai komoditas pangan kebutuhan masyarakat di PSM Palabuhanratu terpantau cukup stabil. Bahkan, memasuki pertengahan Ramadan, harganya cenderung turun. “Pada beberapa komoditas harganya cenderung turun di tengah tren meningkatnta kebutuhan selama Puasa,” ucapnya.

Di PSM Palabuhanratu, harga merah cabai keriting turun menjadi Rp35 ribu dari sebelumnya di kisaran Rp40 ribu per kg, telur ayam yang sebelumnya Rp30 ribu-Rp31 ribu per kg, sekarang jadi Rp29 ribu per kg, dan daging sapi dari Rp135 ribu menjadi Rp130 ribu per kg.

“Untuk komoditas lainnya tidak mengalami perubahan harga. Relatif stabil,” ungkap Uus. Uus mengaku terus memantau intensif pergerakan harga dan pasokan hingga menjelang Idulfitri nanti. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tak terkendalinya lonjakan harga karena meningkatnya permintaan.

“Kami pastikan akan mengawasi intensif pergerakan harga dan pasokan. Termasuk menjamin ketersediaan berbagai komoditas kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga nanti Lebaran,” pungkasnya. (ndi)

0 Komentar