CITAMIANG – Hujan disertai angin kencang di Kota Sukabumi pada Rabu (4/3) memicu sejumlah bencana di berbagai lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi dalam laporannya menyebutkan cuaca ekstrem tersebut menumbangkan pohon di 9 lokasi, kemudian memicu kerusakan atap di 13 rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph Sabarudin menjelaskan, pihaknya telah melakukan penanganan dan assessment berbagai kejadian tersebut. Ia menyebutkan pohon tumbang terjadi di antaranya di Jalan Letda T Asminta, Lingkar Selatan, Kibitay, Baros dan Cikundul.
Ia melanjutkan cuaca ekstrem juga menyebabkan ambruknya sebagian bangunan pada 3 unit rumah yang salah satunya terletak di Jalan Assalam. Meski demikian berbagai kejadian bencana yang berdampak terhadap 51 jiwa tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga:Hilang Kendali, Truk Tabrak Motor dan Mobil di CibadakBazar Culinary Ramadan Fasilitasi Puluhan UMKM di Cisaat Berjualan Takjil
Yoseph mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, masih dapat melanda Kota Sukabumi hingga beberapa hari ke depan.
Diberitakan sebelumnya, bencana pada Rabu (4/3) dipicu cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang.
Menurut Yoseph, tim BPBD langsung bergerak ke sejumlah lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat. Petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat evakuasi material pohon tumbang yang mengganggu akses jalan warga.
“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan terkait adanya korban jiwa. Saat ini kami masih melakukan penanganan sekaligus penyaluran bantuan berupa sembako terhadap warga yang terdampak bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan sementara yang disalurkan berupa terpal untuk menutup atap rumah yang rusak, serta kebutuhan logistik dasar bagi warga terdampak.
Diketahui, angin kencang disertai hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi sejak siang. Terjangan angin menyebabkan beberapa atap rumah warga ambruk dan material beterbangan. Selain itu, sejumlah pohon dilaporkan tumbang dan menutup sebagian badan jalan.
BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga diminta memangkas dahan pohon yang rapuh di sekitar rumah serta memastikan kondisi atap dalam keadaan aman guna meminimalisir risiko kerusakan. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung di beberapa titik terdampak. (ist)
