Bappeda Kota Sukabumi Verifikasi Ribuan Inovasi dari Perangkat Daerah

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI Hasan Asari Kepala Bappeda Kota Sukabumi
0 Komentar

SUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi tengah melakukan verifikasi terhadap 1.326 inovasi yang diajukan berbagai perangkat daerah. Seluruh inovasi tersebut akan didaftarkan ke sistem Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dijadwalkan dibuka pada Juli mendatang.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Muhamad Hasan Asari, mengatakan proses verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh inovasi memenuhi syarat administrasi dan substansi sebelum diunggah ke sistem nasional. “Berdasarkan data yang ada, tahun ini ada sekitar 1.326 inovasi yang masuk dari seluruh SKPD. Kami menargetkan sekitar 70 hingga 80 persen dapat terverifikasi dan memenuhi syarat untuk didaftarkan,” ujar Hasan kepada wartawan, kemarin (5/5).

Saat ini seluruh inovasi masih tersimpan dalam database Bidang Litbang Bappeda. Proses verifikasi ditargetkan rampung pada awal Juli, sebelum sistem pendaftaran inovasi resmi dibuka Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Baca Juga:Kemen-LH Anugerahi Desa Kutajaya sebagai Penerima ProKlimHarga Cabai Merah dan Daging Ayam Naik

Untuk meningkatkan kualitas inovasi, Bappeda juga telah melakukan sosialisasi Indeks Inovasi Daerah kepada perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman terkait indikator penilaian inovasi daerah.

“Kami memberikan informasi terkait indikator apa saja yang diperlukan agar inovasi yang dihasilkan benar-benar matang dan sesuai kriteria,” jelas dia.

Capaian ini menjadi penting bagi Kota Sukabumi dalam mempertahankan predikat sebagai Kota Terinovatif yang diraih pada ajang Innovative Government Award 2025. “Alhamdulillah, pada tahun lalu Kota Sukabumi dinobatkan menjadi kota terinovatif. Tahun ini kita harus bisa mempertahankan prestasi tersebut,” pungkasnya. (ist/ndi)

0 Komentar