Saldo Kas Daerah Kota Sukabumi Capai Rp47 Miliar Lebih, Berasal dari Dana Transfer dan PAD

Istimewa
PENERIMAAN: Pemkot Sukabumi menerima dana transfer pemerintah pusat sebesar Rp184.999.758.749 dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp29.589.528.828 per Maret 2026.
0 Komentar

SUKABUMI – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi mencatat posisi saldo kas daerah per 31 Maret 2026 mencapai Rp47.930.921.482. Informasi tersebut dipublikasikan melalui media sosial resmi BPKPD sebagai bagian dari upaya transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila, mengungkapkan bahwa total pendapatan daerah hingga akhir Maret 2026 tercatat sebesar Rp308.005.470.053. “Pendapatan tersebut terdiri dari dana transfer pemerintah pusat sebesar Rp184.999.758.749 dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp29.589.528.828,” ujarnya.

Nurul menambahkan, realisasi PAD pada Maret 2026 mengalami peningkatan sebesar 11,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh sejumlah sektor, terutama pajak daerah dan retribusi daerah yang menunjukkan tren positif sejak awal tahun.

Baca Juga:Pantai Cibuaya Potensi Wisata Alam yang Asri di Ciracap SukabumiBupati Ajak Igornas Majukan Sukabumi, Baik Kebugaran Maupun Prestasi

Di sisi lain, realisasi belanja daerah hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp280.620.764.292. Rinciannya meliputi belanja pegawai sebesar Rp135.954.457.468, belanja barang dan jasa Rp127.889.301.906, belanja hibah Rp11.796.830.000, serta belanja modal sebesar Rp4.980.174.918.

Dengan capaian tersebut, kondisi keuangan daerah dinilai masih berada dalam posisi terkendali. Pemerintah Kota Sukabumi dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah.

Menurut Nurul, publikasi posisi kas daerah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. “Informasi ini merupakan cermin Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel,” katanya. (mg5)

0 Komentar