SUKABUMI – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani tumpukan sampah yang memenuhi aliran sungai di Jalan Koleberes Kampung Cikapek RT 01/10 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong.
Mereka langsung membersihkannya karena berpotensi menghambat aliran air dan meningkatkan risiko terjadinya banjir limpasan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan penanganan dilakukan sebagai langkah mitigasi sekaligus upaya menjaga kelancaran aliran sungai. “Tim monitoring menemukan adanya tumpukan sampah yang berada di sungai. Kami langsung melakukan pembersihan karena dikhawatirkan apabila terjadi hujan bisa mengakibatkan banjir limpasan,” kata Yoseph, kemarin (21/9).
Baca Juga:Asep Japar : Baksos jadi Prioritas Rangkaian Kegiatan Ngalongok Dulur di LemburSekda dan Tim PPTPKH Provinsi Jabar Bahas Pelaksanaan Penelitian Lapangan
BPBD mengerahkan empat personel lapangan. Selain membersihkan tumpukan sampah, petugas juga melakukan pemantauan kondisi aliran sungai untuk memastikan tidak terdapat sumbatan lain yang berpotensi mengganggu aliran air.
Menurut Yoseph, monitoring dan pembersihan saluran air merupakan bagian dari kesiapsiagaan BPBD menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Terlebih, kondisi cuaca yang tidak menentu membutuhkan pemantauan secara berkala terhadap sejumlah wilayah yang memiliki potensi kerawanan. “Kegiatan monitoring sekaligus pembersihan menjadi bagian dari upaya BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadikan sungai maupun saluran air sebagai tempat pembuangan sampah. Kebiasaan tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebersihan dan kualitas lingkungan, tetapi juga dapat menghambat aliran air.
Tumpukan sampah yang terbawa arus dan terkonsentrasi di titik tertentu berpotensi menyebabkan penyempitan aliran. Ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko genangan maupun banjir limpasan. “Terlebih lagi saat ini memasuki musim hujan sehingga perlu melakukan mitigasi secara rutin,” katanya.
BPBD Kota Sukabumi memastikan pemantauan wilayah akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan. Petugas juga akan melakukan penanganan apabila ditemukan kondisi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap aliran air maupun keselamatan masyarakat. “Pembersihan ini merupakan langkah antisipasi agar aliran sungai tidak tersumbat dan risiko banjir limpasan dapat diminimalkan,” pungkasnya. (mg5)
