Jelang Musda, Golkar Matangkan Strategi Pemenangan Pemilu

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/CIANJURSUKABUMIEKSPRES Feri Sri Astrina Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jabar V
0 Komentar

‎Feri menilai, kepercayaan yang diberikan kepada H. Gundar Kolyubi tidak terlepas dari dukungan sejumlah tokoh Partai Golkar. Ia menyebut nama Hj Dewi Asmara, anggota DPR RI Phinera Wijaya, anggota DPRD Jawa Barat, serta mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi H. Andri Setiawan Hamami, sebagai tokoh yang memberikan dukungan kepada Gundar.

‎Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu modal politik dalam membangun konsolidasi internal menjelang pelaksanaan Musda XI. Meski demikian, penyampaian mandat secara lisan tersebut perlu dibedakan dari keputusan formal Musda. Penetapan kepengurusan dan ketua DPD tetap perlu merujuk pada mekanisme organisasi, ketentuan partai, serta keputusan resmi yang berlaku.

‎Dengan demikian, posisi H Gundar Kolyubi dalam dinamika Musda XI perlu dilihat sebagai bagian dari proses konsolidasi dan perkembangan politik internal Partai Golkar Kota Sukabumi sembari menunggu kepastian melalui mekanisme organisasi yang sah.

Baca Juga:SPI Deklarasikan Kawasan Daulat Pangan di JampangtengahKorsleting Kelistrikan Daihatsu Terios Terbakar di Jalan Palabuhanratu

‎Feri berharap, kepemimpinan H Gundar Kolyubi nantinya mampu membawa Partai Golkar Kota Sukabumi menjadi organisasi yang lebih solid, kuat, dan efektif dalam menjalankan kerja politik. Menurut dia, soliditas kepengurusan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan politik ke depan.

Konsolidasi tidak cukup hanya dilakukan di tingkat pimpinan, tetapi juga harus diperkuat hingga tingkat kecamatan dan organisasi sayap partai. Selain memastikan kesiapan struktur organisasi, Golkar juga perlu menyelaraskan target politik daerah dengan strategi pemenangan yang dirancang di tingkat provinsi.‎Agenda tersebut menjadi semakin penting karena Pemilu 2029 membutuhkan persiapan yang terukur, mulai dari penguatan kader, konsolidasi basis dukungan, hingga peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap partai.

‎Pada akhirnya, keberhasilan konsolidasi Golkar Kota Sukabumi tidak hanya akan ditentukan oleh dukungan elite atau penetapan seorang ketua. Kemampuan membangun soliditas internal, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan kerja politik yang menjawab kebutuhan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam menentukan capaian partai pada kontestasi politik mendatang.

‎Musda XI pun menjadi momentum strategis bagi Golkar untuk menata kembali organisasi sekaligus menyiapkan langkah menuju Pemilu 2029. Target penyelesaian Musda pada 25 November 2026 menjadi tahapan awal dalam rangkaian konsolidasi yang diharapkan mampu memperkuat posisi partai di Kota Sukabumi maupun Kabupaten Sukabumi. (mg5)

Laman:

1 2
0 Komentar