CIBADAK – RSUD Sekarwangi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Salah satunya yaitu dengan menghadirkan pelayanan kesehatan untuk penyakit jantung. Bahkan, rumah sakit milik pemerintah daerah ini pun telah melaksanakan proctorship diagnostif invasif non bedah (DINB) perdana, pada Selasa (3/10/2026).
Direktur Utama RSUD Sekarwangi dr. H. Asep Suherman mengatakan, pelaksanaan program pendampingan langsung bagi dokter dan tim medis untuk meningkatkan kemampuan melakukan tindakan diagnostik jantung yang menggunakan kateter tanpa operasi terbuka ini, menghadirkan dokter ahli dari RSUP Hasan Sadikin. Menurutnya, proctoring tersebut sudah dilaksanakan terhadap beberapa pasien. “Dengan pendampingan dari dokter ahli RSUP Hasan Sadikin, hari ini kami telah melaksanakan tindakan terhadap tiga pasien,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanan proctoring di Sukabumi ini relatif cepat. Bahkan hanya membutuhkan waktu beberapa bulan setelah hadirnya catlab di RSUD Sekarwangi. “Juni bangunan jadi, Agustus peresmian, dan November ini kita sudah proctoring,” ucapnya.
Baca Juga:IPeKB Harus Konsisten Berkontribusi Nyata dalam Pembangunan KeluargaSiapkan 200 Personel Satlinmas Ikuti Apel Akbar Tingkat Provinsi
Dia berharap, layanan ini bisa segera dilakukan secara mandiri ke depannya. Sehingga RSUD Sekarwangi bisa mandiri melaksakan layanan jantung. “Mudah mudahan masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak perlu dirujuk ke luar daerah apabila ada kegawatdaruratan jantung. Bisa dilayani di Sekarwangi. Terima kasih pak bupati. Terima kasih pak menteri,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi, Asep Japar mengatakan, bantuan catlab dari pemerintah pusat sudah dimanfaatkan dan dipakai. Bahkan berkat bantuan alat dari Kementerian Kesehatan dan bimbingan dari RSUP Hasan Sadikin, telah dilaksanakan proctoring DINB. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan masyarakat berterima kasih. Ini menjadi harapan hidup bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya
Tak hanya itu saja, bupati pun berkomitmen untuk mendukung operasional catlab. Baik untuk penunjang kapasitas SDM, pemeliharaan alat, maupun pengembangan layanan. “Kami juga akan terus mengirimkan dokter dan perawat untuk pelatihan lanjutan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, sampai RSUD Sekarwangi benar benar mandiri. Termasuk catlab ini harus bisa diakses seluruh masyarakat, baik peserta BPJS maupun masyarakat kurang mampu,” tegasnya.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Kabupaten Sukabumi telah memiliki rumah sakit yang bisa menangani penyakit jantung. Sehingga, tidak perlu ke luar daerah lagi untuk menangani penyakit jantung.”Dengan ada catlab, harapannya pasien dengan penyakit jantung bisa langsung ditindak di Sukabumi tanpa harus ke luar daerah lagi,” bebernya.
