Sukabumi Optimis Jadi Kekuatan Strategis Ketahanan Pangan di Jabar

Istimewa
TPID : High Level Meeting TPID Kabupaten Sukabumi di wilayah Kecamatan Nagrak (foto : istimewa)
0 Komentar

NAGRAK – Kabupaten Sukabumi optimis bisa menjadi salah satu kekuatan strategis dalam membangun ketahanan pangan kawasan Jawa Barat. Apalagi dengan berbagai potensi yang dimiliki daerah terluas di Jawa Barat ini.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengatakan bahwa wilayah yang dipimpinnya saat ini memiliki potensi sumber daya pangan yang sangat beragam. Baik potensi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pangan lokal yang sangat melimpah. “Ketika dikelola dengan baik, potensi ini akan bermanfaat untuk semua pihak secara luas,” kata Andreas saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sukabumi di wilayah Kecamatan Nagrak, Rabu (4/10/2026).

Selain itu, pangan juga bukan sekadar komoditas ekonomi. Namun, kebutuhan dasar yang menyangkut kelangsungan serta menentukan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. “Ketahanan pangan pun tidak sekadar berbicara ketersediaan bahan pangan saja, namun. Mencakup keterjangkauan harga,kelancaran distribusi, keamanan pangan, serta kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman,” ucapnya.

Baca Juga:KKP Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ciwaru CiemasMasyarakat Desa Mekarjaya Ciemas dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Oleh karena itu, ketahanan pangan ini beririsan dengan pengendalian Inflasi. Pasalnya, dua hal itu merupakan satu kesatuan kebijakan yang harus dikelola secara terpadu. “Ini semua perlu dikelola secara terpadu untuk memastikan produksi pangan meningkat, distribusi berjalan lancar, cadangan pangan tersedia, dan harga tetap berada dalam batas yang wajar,” ungkapnya

Oleh karena kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen dan koordinasi pemerintah daerah. Hal itu sebagai upaya mengakselerasi terwujudnya pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih baik. “Dengan semangat kolaborasi, inovasi,dan komitmen bersama, kita akan mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua itu merupakan ikhtiar untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” terangnya.

Hal senada pun disampaikan Direktur Eksekutif Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Junanto Herdiawan. Menurutnya, pangan menjadi satu penyumbang inflasi. Sehingga memerlukan sejumlah langkah agar inflasi pangan ini bisa terkendali. “Forum ini luar biasa dan strategis. Sebab menjadi ruang diskusi antar daerah untuk sama sama berdiskusi berkaitan ketahanan pangan. Bahkan bisa menjadi kerjasama daerah yang saling melengkapi kebutuhan pangan daerah,” katanya.

0 Komentar