Pemkot Sukabumi Kembangkan Potensi Kopi Lokal

Istimewa
IST/INTERNET Dani Tarsoni Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi
0 Komentar

SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mulai mengembangkan produksi kopi lokal. Upaya itu dilakukan mengingat terjadinya pertumbuhan dan pengembangan komoditas di daerah tersebut.

Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengungkapkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tahun 2025, luas areal perkebunan rakyat yang ditanami kopi pada tahun 2024 mencapai 1.474 hektar.

“Ada peningkatan pertambahan luas areal lahan kopi dari dua tahun sebelumnya. Dan produksi kopi pun bertambah. Pada tahun 2024 produksi kopi mencapau 766 ton. Angka itu bertambah 100 persen dari tahun sebelumnya,” jelas Dani Tarsoni kepada wartawan, kemarin (10/11).

Baca Juga:DPRD Kota Sukabumi Dukung Larangan Hukuman Fisik bagi SiswaPemkot Sukabumi Maknai Hari Pahlawan, Momen Kuatkan Semangat Lanjutkan Perjuangan

Berdasarkan data, sambung dia, tercatat 22 kecamatan di Kabupaten Sukabumi sebagai penghasil kopi. Kecamatan penghasil terbesar produksi kopi, terang Dani, Kecamatan Gegerbitung dengan produksi mencapai 175,56 ton. Kemudian kecamatan dengan produksi terbesar kedua, Kadudampit dengan produksi sebesar 129,11 ton. “Hasil panen kopi tersebut dominan dipasarkan ke luar Kabupaten Sukabumi,” ungkap Dani Tarsoni.

Dari tinginya produksi kopi lokal itu, sebut dia, di Kabupaten Sukabumi terdapat 20 pengolah kopi dengan penyerapan hasil panen masih jauh dari yang diharapkan. Untuk meningkatkan penyerapan hasil panen yang maksimal, terang Dani, Pemkab Sukabumi melalui Disdagin, akan berupaya maksimal mempromosikan kopi lokal.

Salah satu upaya dalam meningkatkan daya saing, promosi dan pengembangan sektor Industri Kecil Menengah (IKM) pengolah kopi lokal melalui Festival Kopi 2025.11.8 Festival ini, ungkap Dani, akan berlangsung pada Kamis (13/11) di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan Produk Industri Kecil Menengah (IKM) Palabuhanratu.

Festival kopi 2025 ini, sebut Dani Tarsoni, bertujuan untuk menumbuhkembangkan potensi IKM pengolah kopi di Kabupaten Sukabumi melalui peningkatan kualitas produk, perluasan jaringan pasar, dan edukasi publik. Ia menerangkan pada festival itu menghadirkan kegiatan seperti, Talk Show dan Workshop tentang kopi, Coffee Competition atau lomba meracik dan menyajikan kopi dan Get Free Coffe/Testing Session.

“Ada sesi promosi, mencicipi kopi dari IKM pengolah kopi lokal secara gratis terutama untuk pihak-pihak yang memiliki ketertarikan dengan hasil olahan kopi,” jelasnya.

0 Komentar