Ayep menekankan pentingnya pondasi ‘Kemenag Berdampak’ yang menyasar sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial.
Melalui konsep tersebut, seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif, serta responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ayep juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Kementerian Agama Kota Sukabumi dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat kehidupan keagamaan di daerah. Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi membangun Kota Sukabumi. “Mari kita jadikan Kota Sukabumi yang bercahaya, dari Sukabumi untuk Indonesia,” pungkasnya. (dokpim)
