Bupati Sukabumi Warning Kontraktor yang Bekerja Asal-asalan

Istimewa
PERESMIAN : Bupati Sukabumi Asep Japar saat meresmikan empat infrastruktur strategis di Kecamatan Warungkiara, Senin (9/2/2026)
0 Komentar

WARUNGKIARA – Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan tidak akan mentoleransi kontraktor yang bekerja asal-asalan dalam pembangunan proyek pemerintah. Ia meminta seluruh pihak melakukan pengawasan ketat agar kualitas infrastruktur yang dibangun benar-benar sesuai spesifikasi dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Penegasan tersebut disampaikan Asep Japar saat meresmikan empat infrastruktur strategis di Kecamatan Warungkiara, Senin (9/2/2026). “Pak Sendi (Kepala Dinas Perkim,red), tolong pemborong yang kurang bagus dalam pekerjaannya dicoret, jangan diberikan lagi untuk tahun depan,” tegasnya

“Saya tidak mau pembangunan di Kabupaten Sukabumi seolah-olah dikerjakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saya ingin kualitasnya terbaik,” tambahnya.

Baca Juga:BPHTB Harus Sesuai Harga TransaksiDPRD Kota Sukabumi Soroti Transparansi Anggaran

Dalam sambutannya, Asep Japar mengawali dengan ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembangunan sejumlah fasilitas publik ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, peresmian empat infrastruktur tersebut bukan sekadar seremoni berdirinya bangunan fisik, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih nyaman dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat Warungkiara.

Asep Japar juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, beserta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan hingga selesai tepat waktu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perkim, panitia pembangunan, serta masyarakat yang telah bekerja keras sehingga pembangunan kantor kecamatan, Diskominfosan, Inspektorat, dan Jembatan Tarisi ini dapat diselesaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pelayanan maksimal dari seluruh jajaran Kecamatan Warungkiara. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak dipersulit oleh prosedur yang berbelit atau pelayanan yang tidak profesional.

Selain pelayanan, Asep Japar juga menyoroti pentingnya pemeliharaan bangunan selama masa garansi. Ia meminta setiap kerusakan, sekecil apa pun, segera dilaporkan kepada pihak kontraktor.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh ragu menindak pemborong yang hasil pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi. Menurutnya, Inspektorat memiliki peran penting untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga.

0 Komentar