MBG di Kota Sukabumi Terus Berjalan Selama Puasa

Istimewa
PORTAL.SUKABUMIKOTA.GO.ID PELATIHAN: Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi Andri Setiawan (kanan) menerima cinderamata pada kegiatan pelatihan peningkatan kapabilitas bagi kepala SPPG dan ahli gizi
0 Komentar

JL BHAYANGKARA – Sebanyak 92 peserta mengikuti pelatihan peningkatan kapabilitas pengawas gizi program makan bergizi gratis (MBG) yang digelar Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kota Sukabumi, Selasa (18/2). Para peserta tersebut dari 46 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 46 ahli gizi.

Para peserta mendapatkan beberapa materi. Di antaranya standard pengawasan gizi di satuan pendidikan, strategi peningkatan status gizi pelajar, serta penyusunan program gizi sesuai kebutuhan pelajar. Adapun narasumber pelatihan berasal dari Dinas Kesehatan dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia Kota Sukabumi.

Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengatakan pelatihan ini berkaitan dengan pelaksanaan Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 3 Tahun 2026. Salah satunya mengatur mengenai mekanisme pelaksanaan program MBG selama Ramadan dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriyah.

Baca Juga:Ramadan Bentuk Kader PKK yang TangguhSosialisasikan Kesehatan Reproduksi Remaja

“Pada 23 Februari semua anak sekolah sudah beraktivitas. Jadi harus dipikirkan bagaimana caranya makanan ini bisa save. Pertama (makanan) keringan yang bergizi, kedua nanti ada layanan untuk pondok pesantren. Nah pesantren kan harus ada masakan untuk berbuka puasa. Jadi, Kepala SPPG ini harus tahu berapa jam kira–kira makanan ini akan diberikan,” kata Andri yang menjabat sebagai Asisten Daerah Bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi ini.

Andri mengharapkan pelatihan ini bisa meningkatkan tata kelola program MBG di Kota Sukabumi.

Koordinator Wilayah BGN Kota Sukabumi, Septo Suharyanto, menyampaikan harapannya agar pascapelatihan setiap SPPG bisa meningkatkan kinerja pelayanan mereka kepada masyarakat. “Bisa memberikan menu terbaik kepada masyarakat agar pelayanan bisa maksimal dan tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Saya berharap masyarakat mendapatkan kepuasan,” tandasnya. (ndi)

0 Komentar