Walikota Sukabumi Minta DLH Realisasikan Mesin Pengolah Sampah di TPS3R

Istimewa
PORTAL.SUKABUMIKOTA.GO.ID MOSAM: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki secara simbolis menyerahkan bantuan motor sampah kepada masing-masing camat.
0 Komentar

SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat merealisasikan satu unit mesin pengolah sampah menjadi Refused Derived Fuel (RDF). Nantinya, mesin ini akan ditempatkan di satu Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Ayep menyebut, sampah yang telah diolah menjadi RDF rencananya akan dijual ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap Palabuhanratu.

“Kita akan realisasikan satu TPS3R untuk mengolah sampah menjadi RDF. Nantinya kita jual ke PLTU. Kita sudah menghubungi PLTU Palabuhanratu. Ini ikhtiar kita sehingga insyallah pada saatnya Kota Sukabumi bisa menyelesaikan masalah sampah. Paling tidak kita butuh 20 (unit mesin), supaya bisa mengolah 180 ton sampah per hari,” terang Ayep, belum lama ini.

Baca Juga:MPP Hadirkan 105 Layanan dari 23 InstansiAset KPK akan Dijadikan Rumah Singgah

Ayep mengajak seluruh ASN untuk terlibat aktif dalam pengelolaan sampah. Di antaranya dengan memastikan tetap terjaganya kebersihan di setiap kantor pemerintah.

“Saya nyatakan mari kita berperang dengan sampah, seluruhnya, bukan (hanya) DLH. Tidak ada lagi sampah di lingkungan kerja di seluruh perangkat daerah,” jelasnya.

Sekretaris DLH Kota Sukabumi, Yelly Yumaeli, mengatakan Hari Peduli Sampah Nasional merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan sampah. Target dari peringatan ini adalah meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pemilahan sampah sejak dari sumber, memperkuat jejaring bank sampah di setiap RW, serta mengajak stakeholders untuk melakukan aksi yang mendukung gaya hidup minim sampah. (portal.sukabumikota.go.id)

0 Komentar