Dalam forum tersebut, Sri Widagdo juga menyoroti persoalan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), khususnya di Kecamatan Cikole, yang dinilai masih banyak belum tertagih sehingga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tadi saya sampaikan agar RT dan RW bisa dilibatkan dalam membantu penagihan PBB. Sehingga target penerimaan bisa tercapai dan berdampak pada peningkatan PAD,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Sukabumi, Atut Wigati, menilai pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan visi dan misi wali kota dengan partai politik.
Baca Juga:Pemkot Sukabumi Lakukan Program 12 PAS di Gedongpanjang dan NanggelengPengajian Bulanan di Rumdin Kota Sukabumi Diisi Tausiyah
“Pertemuan hari ini sangat baik. Banyak hal positif yang disampaikan. Pak wali kota ingin menyatukan seluruh partai politik untuk bersama-sama membangun Kota Sukabumi. Kami sangat mengapresiasi dan berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Ia menegaskan PAN mendukung program pemerintah daerah selama berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Sukabumi, Ima Slamet, turut mengapresiasi pola komunikasi yang dibangun kepala daerah. Menurutnya, selama satu tahun kepemimpinan Ayep Zaki, komunikasi dengan partai politik, khususnya partai koalisi pengusung, berjalan baik.
“Sebagai partai pengusung, kami tentu harus mengawal program pemerintahan. Memang tidak semua janji politik bisa terwujud dalam satu tahun. Ada yang belum terealisasi, tapi ada juga yang sudah berjalan. Ke depan, kami akan terus mengawal janji-janji politik tersebut karena semuanya butuh proses,” jelasnya. (mg5)
