Didesak Ceraikan Istri, Pria Asal Cisolok Bunuh Selingkuhan

Istimewa
KRIMINAL : Pelaku BIH, warga Cisolok Sukabumi. BIH ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan yang ditangani Polres Karawang. Foto: Istimewa
0 Komentar

KARAWANG – Seorang pria asal Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan yang ditangani Polres Karawang. Pelaku, Bilal Ismail Hamdi (24) tega membunuh selingkuhannya gegara didesak menceraikan istrinya di Sukabumi.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad perempuan di saluran air kawasan industri Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE), Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap.

Polisi memastikan kematian korban merupakan tindak pembunuhan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri. Korban diketahui bernama Hida Kasana (38), seorang karyawati perusahaan swasta yang bekerja di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Ia merupakan warga asal Ponorogo, Jawa Timur.

Baca Juga:Wamendikdasmen Tinjau Hasil Revitalisasi Fasilitas PendidikanRealisasi PAD hingga Februari Capai Rp227 Miliar

Sementara pelaku yakni BIH, diketahui merupakan warga Kampung Cibogo RT02/02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Wakapolres Karawang Kompol Adriyanto menjelaskan, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat, 27 Februari 2026. Polisi mulai mengungkap kasus ini setelah jasad korban ditemukan warga keesokan harinya.

“Dari hasil penyelidikan terhadap penemuan mayat tanpa identitas itu, kami menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, khususnya bekas cekikan di bagian leher,” ujar Adriyanto saat konferensi pers, Senin (2/3/2026).

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Pelaku diamankan di sebuah rumah kos di wilayah Telukjambe Barat.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah membunuh korban. Aksi tersebut dipicu pertengkaran yang terjadi di kamar kos korban.

Saat itu, korban disebut terus mendesak pelaku agar segera menikahinya. Permintaan tersebut membuat pelaku kesal karena ia diketahui telah memiliki istri yang tinggal di Sukabumi.

Cekcok yang terjadi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Pelaku dan korban sempat terlibat saling cekik hingga akhirnya korban meninggal dunia akibat kehabisan napas.

Baca Juga:BGN Peringati 4 SPPG, Kepala Dapur DicopotPerkuat Sinergi, Korem 061 Suryakencana dan PLN UP3 Sukabumi Tingkatkan Pelayanan Kelistrikan

Setelah menyadari korban tewas, pelaku panik dan berusaha menghilangkan jejak. Sekitar pukul 02.00 dini hari, ia membawa jasad korban menggunakan sepeda motor milik korban dan membuangnya di saluran air kawasan industri KJIE. “Dan pada pagi harinya, jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tertelungkup dan masih mengenakan pakaian lengkap,” pungkasnya (SK)

0 Komentar