Iskandar mengapresiasi masyarakat yang melaporkan dan memviralkan kejadian tersebut. Menurutnya, partisipasi publik menjadi bagian penting dalam pengawasan pelayanan transportasi umum. “Kami menghimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan kondisi serupa. Untuk pengemudi, jangan memaksakan kendaraan yang tidak laik jalan. Pastikan seluruh komponen kendaraan berfungsi dengan baik sebelum beroperasi,” tegasnya.
Saat ini armada colt mini yang viral tersebut telah dihentikan operasionalnya dan tidak diperbolehkan kembali melayani penumpang hingga seluruh proses perbaikan selesai serta dinyatakan lolos uji kelaikan jalan. (mg5)
