JL R SYAMSUDIN SH – Berbagai elemen di Kota Sukabumi turut membuka peluang kerja bagi masyarakat. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan angka pengangguran.
Seperti dilakukan PasimGo Migrant Center Universitas Nasional Pasim. Lembaga itu akan mengadakan international job fair yang menyediakan lebih dari 5 ribu lowongan pekerjaan di berbagai perusahaan internasional.
Ketua Yayasan Pasim Sukabumi, Wati Purwaningrum, menyebutkan bursa kerja internasional yang akan diadakan pada tanggal 27-28 Juli 2026 di Kampus Pasim ini memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin berkarir di berbagai negara Eropa dan Asia, di antaranya seperti Jerman dan Jepang. Adapun pekerjaan yang ditawarkan di antaranya terdiri dari pekerjaan di bidang pertanian, konstruksi, pengolahan makanan, care giver dan perikanan.
Baca Juga:Pemkot Sukabumi Tetapkan Status Siaga Kekeringan, PMI Siapkan Tangki Air BersihTNI-Polri Perkuat Sinergitas
“Jepang paling banyak menyediakan lowongan pekerjaan. Mereka minta dari Indonesia sebanyak 800 ribu pekerja migran kerja per tahun,” jelasnya.
Bursa kerja internasional ditargetkan bisa menyerap sebanyak 5 ribu orang tenaga kerja. Bursa kerja yang dijadwalkan dimulai dari pukul 08.00-15.00 WIB ini akan diisi dengan beberapa kegiatan seperti seminar karir, konsultasi penempatan luar negeri, serta konsultasi pembiayaan dan BPJS.
“Ini komitmen kita untuk membantu pemerintah, dalam hal pemberangkatan pekerja migran dari Sukabumi dan secara umum dari Indonesia,” ucapnya.
Dewan Pembina Yayasan Pasim, Rinalwan Buchori, menjelaskan bahwa PasimGo Migrant Center bertujuan untuk mencetak pekerja migran Indonesia yang memiliki skill, sehingga bisa memiliki karir yang layak bahkan mampu masuk ke dalam jajaran manajemen menengah dan puncak di berbagai perusahaan internasional.
“Tahun ini kementerian itu mencoba meng-upskill kemampuan pekerja migran kita agar kerja dengan skill melalui berbagai pelatihan. Tentunya di Universitas Nasional Pasim ini menjadi tugas baru, karena kita sama-sama tahu karena peluang kerja di Indonesia lagi kurang baik. Karena itu ini peluang besar. Harapan kita lulusan Universitas Nasional Pasim bisa berkiprah di luar negeri,” tandasnya. (mg5)
