Krisis Air Bersih Meluas, Permintaan Bantuan Terus Berdatangan

Istimewa
DOK/PMI KOTA SUKABUMI DISTRIBUSI: PMI Kota Sukabumi bekerja sama dengan instansi teknis menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu.
0 Komentar

Ia menjelaskan, distribusi air bersih bukan hanya sebatas memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar.

“Beberapa hari terakhir permintaan distribusi air bersih terus berdatangan. Artinya, dampak kemarau mulai dirasakan di semakin banyak wilayah. Kami terus melakukan asesmen bersama BPBD Kota Sukabumi untuk menentukan daerah-daerah yang paling membutuhkan bantuan agar penyalurannya tepat sasaran,” katanya.

Imran menambahkan, PMI akan terus bersiaga selama musim kemarau masih berlangsung. Koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat agar respons terhadap masyarakat dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga:Dispusipda Buka Pendaftaran Pemilihan Duta BacaProduk Bonsai Sukabumi Harus jadi Barometer

“Kami bersyukur mendapat dukungan dari Perumda Tirta Bumi Wibawa (PDAM) Kota Sukabumi, BPBD Kota Sukabumi, Polsek Lembursitu, pemerintah Kelurahan Lembursitu, PMI Kecamatan Lembursitu, para ketua RW, serta seluruh relawan. Penanganan krisis air bersih tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi agar masyarakat dapat segera terbantu,” tambahnya.

Kegiatan distribusi air bersih ini turut didampingi oleh BPBD Kota Sukabumi dan dihadiri Kapolsek Lembursitu, jajaran Kasi dan staf Kelurahan Lembursitu, Ketua PMI Kecamatan Lembursitu, serta Ketua RW 16. PMI Kota Sukabumi juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila wilayahnya mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Laporan dari masyarakat menjadi dasar penting dalam menentukan prioritas penanganan sehingga bantuan dapat disalurkan secepat mungkin.

Berdasarkan prakiraan cuaca, musim kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung lebih lama. Kondisi tersebut membuat ancaman krisis air bersih berpotensi meluas ke wilayah lain apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Di balik antrean galon dan jeriken yang memenuhi pinggir jalan, tersimpan harapan agar hujan segera turun. Namun sebelum itu terjadi, semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak menjadi penopang bagi masyarakat yang tengah berjuang menghadapi kemarau. Bagi ratusan warga di Lembursitu, bantuan air bersih yang datang hari itu bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi bukti bahwa mereka tidak menghadapi musim kering ini sendirian. (mg5)

Laman:

1 2
0 Komentar