Dua Kali Operasi, JKN Selalu Hadir

BPJS Kesehatan
Selama menjadi peserta JKN, Wawang dan keluarganya telah beberapa kali memanfaatkan layanan kesehatan. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah saat sang istri menjalani operasi pengangkatan batu empedu. Seluruh biaya pengobatan pun ditanggung oleh BPJS Kesehatan sehingga keluarganya dapat fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani biaya.
0 Komentar

“Istri saya akhirnya menjalani operasi di rumah sakit di Jakarta Selatan dan dirawat hampir satu minggu, mulai sehari sebelum operasi hingga beberapa hari setelah tindakan. Semua prosesnya tertata dengan baik, kami tidak perlu pusing mengurus administrasi ke sana kemari. Dokter, perawat, hingga petugas administrasi memberikan pelayanan yang sangat baik. Seluruh biaya pengobatan juga ditanggung BPJS Kesehatan. Kami hanya mengeluarkan biaya untuk makan dan tempat menginap keluarga yang menemani,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak hanya mendampingi sang istri, Wawang juga merasakan langsung manfaat Program JKN ketika dirinya didiagnosis menderita asma. Awalnya ia memilih berobat secara mandiri sehingga harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit setiap kali menjalani pemeriksaan.

Namun setelah mengetahui bahwa pengobatan asma juga dijamin oleh Program JKN, ia memutuskan memanfaatkan kepesertaannya untuk menjalani pengobatan secara rutin.

Baca Juga:JKN Jadi Penopang Harapan Nova Saat Suami Berjuang Melawan AutoimunOptimalisasi Layanan, BRI BO Purwakarta Hadirkan Layanan Cash Pick Up Service Aman dan Terproteksi Asuransi

“Saya juga baru-baru ini didiagnosis asma. Awalnya berobat sendiri dan biayanya lumayan besar. Setelah mendapat informasi dari teman bahwa penyakit asma juga ditanggung BPJS Kesehatan, sekarang saya menggunakan JKN untuk berobat. Sangat membantu sekali, apalagi di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang. Jadi saya tidak perlu khawatir lagi memikirkan biaya pengobatan,” katanya.

Selain pelayanan kesehatan, Wawang juga merasakan kemudahan melalui inovasi layanan digital BPJS Kesehatan. Ia mengaku rutin menggunakan aplikasi Mobile JKN, khususnya fitur antrean online ketika akan berobat ke fasilitas kesehatan.

“Kalau sekarang saya selalu menggunakan Mobile JKN untuk mengambil antrean online. Sangat membantu karena nomor antrean bisa diambil dari mana saja. Jadi tidak perlu lagi datang pagi-pagi atau buru-buru ke fasilitas kesehatan hanya untuk mengambil nomor antrean secara manual,” ungkapnya.

Di akhir perbincangan, Wawang berharap BPJS Kesehatan terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan yang selama ini telah dirasakan masyarakat.

“Harapan saya semoga pelayanan BPJS Kesehatan semakin baik lagi. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi yang membutuhkan pelayanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya pengobatan yang besar,” pungkasnya.

0 Komentar