Kebakaran TPA Cikundul Kota Sukabumi Meluas

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/CIANJURSUKABUMIEKSPRES PENANGANAN: Personel gabungan dari berbagai elemen berjibaku memadamkan api yang membakar area TPA Cikundul di Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu.
0 Komentar

Di tengah upaya pemadaman, petugas juga harus membolak-balikkan timbunan sampah untuk mencari dan menghentikan titik-titik api yang berada di bagian dalam. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah bagian lahan yang sebelumnya tertutup kembali terbuka.

DLH berencana melakukan penataan kembali terhadap kawasan yang terdampak setelah kebakaran berhasil dikendalikan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menutup kembali area timbunan sampah menggunakan tanah agar material sampah yang terbuka tidak kembali menjadi sumber munculnya titik api. “Pascakebakaran ini, nanti kami melakukan penataan lahan kembali, mungkin melakukan penutupan, pengurugan dengan tanah untuk lahan-lahan yang kemarin terbakar sehingga sampahnya tidak kembali terbuka,” kata Yelly.

Meskipun kebakaran masih berlangsung, Yelly memastikan aktivitas pembuangan sampah ke TPA Cikundul belum dihentikan. Pelayanan persampahan tetap berjalan, meskipun terdapat penyesuaian waktu pembuangan akibat proses penanganan kebakaran.

Baca Juga:korsleting listrik, Tiga Kios di Cibadak Sukabumi Ludes TerbakarEvent Panahan Berkuda di Nyalindung di Ikuti Peserta dari Malaysia dan Australia

Menurutnya, penyesuaian tersebut terutama berkaitan dengan ritase kendaraan pengangkut sampah. Jika sebelumnya satu kendaraan dapat melakukan dua ritase pada pagi dan siang hari, kondisi kebakaran membuat sebagian jadwal mengalami keterlambatan hingga sore. “Untuk sementara, akibat kebakaran ini tidak membuat terganggunya pembuangan sampah. Hingga saat sekarang masih berjalan walaupun mungkin ada penyesuaian waktu pembuangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi turut melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran. Puskesmas Lembursitu menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada relawan maupun masyarakat yang terdampak.

Kasubag Tata Usaha Puskesmas Lembursitu, Nina Daina, mengatakan pihaknya sejak Minggu (27/9) telah menyalurkan sekitar 300 masker kepada relawan dan warga yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Selain penyediaan masker, Dinkes juga menyiapkan layanan kesehatan melalui tim Puskesmas Lembursitu serta ambulans Public Safety Center (PSC) 119. “Sejak hari kemarin, hari Minggu, kami mengupayakan memberikan masker sebanyak 300 lembar bagi para relawan dan korban yang terdampak. Kemudian kami juga membuka layanan yang sudah disiapkan seperti ambulans PSC 119 dan dari tim Puskesmas Lembursitu,” ujar Nina.

Dalam pemantauan di lapangan, petugas kesehatan menemukan sejumlah orang yang membutuhkan penanganan. Di antaranya terdapat warga atau relawan yang mengalami luka akibat terkena api maupun knalpot saat melakukan aktivitas penyemprotan. Selain itu, sejumlah orang mengeluhkan sakit kepala dan terdapat warga dengan riwayat hipertensi yang membutuhkan pemantauan lebih lanjut.

0 Komentar