Petugas memberikan pelayanan di posko kesehatan. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien kemudian dirujuk ke Puskesmas Lembursitu. Nina juga menyebut asap tebal dari kebakaran menyebabkan adanya keluhan sesak napas. Karena itu, petugas kesehatan melakukan pemetaan terhadap sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak asap, termasuk kawasan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada relatif dekat dengan lokasi TPA. “Akibat asap tebal ini, ada warga yang mengeluhkan sesak napas. Saat ini kami mapping kepada beberapa wilayah, salah satunya yang terdekat di sini adalah Rusunawa yang tadi pagi sudah kami mapping,” jelasnya.
Berdasarkan pemantauan awal, warga Rusunawa belum merasakan dampak kesehatan yang tergolong berat akibat asap kebakaran. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila kondisi kebakaran dan arah sebaran asap mengalami perubahan. Hingga Senin sore, petugas gabungan masih bersiaga di kawasan TPA Cikundul. Upaya pemadaman terus dilakukan seiring meluasnya titik terdampak, sementara pemerintah daerah juga menyiapkan langkah penataan kembali lahan setelah api sepenuhnya berhasil dikendalikan. (mg5)
