Kebakaran TPA Cikundul Kota Sukabumi Meluas

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/CIANJURSUKABUMIEKSPRES PENANGANAN: Personel gabungan dari berbagai elemen berjibaku memadamkan api yang membakar area TPA Cikundul di Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu.
0 Komentar

SUKABUMI – Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul di Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi masih berlangsung hingga kemarin (28/9) sore. Memasuki hari ketiga sejak kebakaran pertama kali terjadi pada Sabtu (27/9), petugas gabungan masih bersiaga dan terus melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan titik-titik api yang justru mengalami penyebaran.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Yelly Yumaeli, mengatakan dari total lahan TPA Cikundul yang mencapai sekitar 10 hektare, kawasan yang terdampak kebakaran saat ini diperkirakan mencapai 2,3 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,5 hektare diperkirakan telah terbakar.

Menurut Yelly, kebakaran terjadi di lokasi yang berbeda sejak Sabtu (26/9). Titik kebakaran yang kemudian meluas terjadi pada Minggu pagi di zona dengan luasan sekitar 2,3 hektare. “Setelah terjadi kebakaran sejak hari Sabtu, memang dengan lokasi yang berbeda. Di lokasi yang saat ini terjadi pada hari Minggu pagi kemarin, zona yang luas totalnya 2,3 hektare,” ujar Yelly, kemarin (28/9).

Baca Juga:korsleting listrik, Tiga Kios di Cibadak Sukabumi Ludes TerbakarEvent Panahan Berkuda di Nyalindung di Ikuti Peserta dari Malaysia dan Australia

Sebelumnya, DLH memperkirakan luas lahan yang terbakar sekitar satu hektare. Namun, perkembangan api menyebabkan adanya penambahan luasan area yang terdampak.

Meski demikian, Yelly menegaskan belum seluruh kawasan seluas 2,3 hektare tersebut terbakar. Berdasarkan pemantauan terakhir, sekitar 1,5 hektare lahan diperkirakan terdampak api. “Kurang lebih 1,5 hektare yang terbakar,” katanya.

Hingga kini, DLH belum dapat memastikan sumber awal api. Dugaan mengenai penyebab kebakaran masih bersifat sementara dan belum dapat disimpulkan sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Yelly menyebut salah satu kemungkinan yang dapat memicu munculnya titik api adalah kelalaian manusia, termasuk puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. “Kami memang belum mengetahui sumber asalnya dari mana api. Mungkin ada dari kelalaian, orang yang merokok, mungkin membuang puntung rokok sembarangan, bisa saja yang menyulut sehingga terjadi titik api,” jelasnya.

Kondisi cuaca juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam penanganan kebakaran. Hujan yang turun di kawasan TPA Cikundul sebelumnya dinilai belum cukup membantu memadamkan titik api. Pada Senin, hujan mulai turun meski intensitasnya masih relatif kecil.

0 Komentar