Polisi Naikkan Kasus Dugaan Bullying di Nagrak ke Penyidikan

Istimewa
SEKOLAH : Gerbang SMP PGRI 2 Nagrak, Kabupaten Sukabumi. (Foto: istimewa)
0 Komentar

Penjelasan pihak sekolah, awalnya terdapat lima siswa yang diduga terlibat. Namun, setelah dilakukan pembicaraan dengan korban dan keluarganya, jumlah siswa yang diduga terlibat langsung dalam tindakan fisik disebut mengerucut menjadi dua orang.

Pendamping korban dari Operator Sistem Gender dan Anak (Opsiga) Komisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Sukabumi, Arum, juga mengungkap dugaan permintaan uang yang dialami korban.

Berdasarkan keterangan yang diterimanya dari AI, korban diduga telah tiga kali dimintai uang oleh siswa lain. Dalam dua permintaan sebelumnya, AI disebut memberikan uang masing-masing Rp2.000.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB Hamzah GurnitaDPRD Soroti Kemampuan Pemkab Sukabumi Biayai PBI BPJS

Namun, pada permintaan ketiga, korban menolak memberikan uang. Penolakan itu diduga berujung pada kekerasan fisik, termasuk tendangan yang mengakibatkan korban mengalami cedera. “Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku yang menendang itu sering malak,” kata Arum. (mg3)

Laman:

1 2
0 Komentar