Selain menyoroti persoalan pinjaman daerah, Muraz juga mengingatkan Pemerintah Kota Sukabumi mengenai pentingnya kesiapan infrastruktur dalam menghadapi peningkatan arus kendaraan dan kunjungan masyarakat seiring dengan perkembangan pembangunan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi).
Muraz menilai, peningkatan aksesibilitas menuju Sukabumi harus diimbangi dengan penataan infrastruktur perkotaan. Tanpa persiapan yang memadai, bertambahnya jumlah kendaraan justru berpotensi menimbulkan persoalan kemacetan dan mengurangi kenyamanan masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Muraz menyinggung pernyataan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengenai jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Sukabumi pada periode Lebaran tahun sebelumnya yang disebut mencapai sekitar 1,2 juta unit.
Menurut Muraz, apabila akses tol semakin memudahkan perjalanan menuju Sukabumi, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah perkotaan berpotensi meningkat. Kondisi tersebut harus diantisipasi melalui pembangunan dan pembenahan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga:PT.BPR Sukabumi Luncurkan Aplikasi Layanan Transaksi SobatWabup Sukabumi Apresiasi Panen Melon TSM Farm di Bumdes Tenjoayi Sukses
“Kalau sekarang tol belum selesai, ketika sudah selesai bisa meningkat. Dua kali lipat saja, bagaimana kalau di mana-mana macet? Nanti orang datang justru kecewa dan mengatakan Kota Sukabumi macet, sehingga tidak mau berkunjung lagi,” tuturnya.Ia menilai, kesiapan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menyangkut kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan akses yang semakin mudah, Kota Sukabumi memiliki peluang untuk menarik lebih banyak pengunjung. Namun, peluang tersebut perlu diikuti dengan penataan kota, penyediaan fasilitas pendukung, pengelolaan parkir, serta peningkatan kenyamanan ruang publik.
Muraz menjelaskan, ketika masih menjabat sebagai wali kota, dirinya telah mendorong persiapan infrastruktur untuk mengantisipasi dampak pembangunan Tol Bocimi. Ia menyebut telah menyampaikan harapan tersebut kepada para penerus kepemimpinan daerah agar Sukabumi mampu menyambut peningkatan mobilitas masyarakat secara lebih baik.
Dia juga mengungkapkan pengalamannya memperjuangkan pembangunan Tol Bocimi sejak masa kepemimpinannya. Menurut Muraz, pembangunan akses tol tersebut merupakan salah satu peluang penting bagi perkembangan Kota Sukabumi, sehingga perlu diikuti dengan kesiapan pemerintah daerah dalam menata kawasan perkotaan.
