JAMPANGKULON – Ratusan pembalap dari berbagai daerah turun ke lintasan dalam Kejuaraan Grasstrack dan Motocross Piala Bupati Cup 3 Pemuda Pancasila Tahun 2026 di Sirkuit Perumahan Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (1/11/2026) lalu.
Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang otomotif yang menyedot perhatian masyarakat Jampangkulon dan wilayah Pajampangan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat dan sekitarnya juga membuat persaingan semakin menarik.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi, Heru Herlambang, mengapresiasi kerja PAC Pemuda Pancasila Jampangkulon yang telah menyelenggarakan kejuaraan tersebut.
Baca Juga:Lewat Program Genting, BAPPEDA Kota Sukabumi Terus Tekan Angka StuntingSambut Hari Listrik Nasional ke-81, YBM PLN UP3 Sukabumi Tebar Kebahagiaan untuk Guru Ngaji, Yatim dan Dhuapa
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk dukungan organisasi terhadap perkembangan olahraga otomotif dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Sukabumi, khususnya wilayah selatan.
“Saya sangat mengapresiasi PAC Pemuda Pancasila wilayah Jampangkulon yang telah menggelar event grasstrack ini dengan sangat baik. Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memberikan ruang positif bagi anak-anak muda untuk berprestasi. Semoga melalui kegiatan ini akan lahir pembalap-pembalap andal dari Pajampangan,” paparnya
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat, Rifki Widiagiri. Ia menilai kejuaraan seperti ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembalap, terutama melalui pengalaman bertanding dan persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.
“Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Ini menjadi kesempatan emas bagi para pembalap untuk mengasah kemampuan, meningkatkan jam terbang dan pengalaman bertanding, sekaligus mempererat silaturahmi antar pembalap,” ungkapnya.
Selain menjadi arena adu kemampuan, penyelenggaraan kejuaraan ini juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran peserta, kru, keluarga pembalap hingga penonton membuka peluang bagi pedagang dan pelaku usaha kecil untuk mendapatkan tambahan penghasilan
“Ke depan, kegiatan serupa diharapkan tak hanya menghadirkan tontonan menarik, tetapi juga mampu melahirkan pembalap berprestasi dari Pajampangan yang dapat bersaing di level provinsi hingga nasional,”pungkasnya (mg3)
