Dandim Diganti, Letkol Inf Anjar Ari Wibowo Resmi Pimpin Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi

Dandim Diganti, Letkol Inf Anjar Ari Wibowo Resmi Pimpin Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi
Pisah sambut Dandim 0622 Sukabumi di aula kabupaten sukabumi
0 Komentar

PALABUHANRATU – Letkol Inf Anjar Ari Wibowo resmi memimpin Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, menggantikan Letkol Arm Suyikno yang pindah tugas ke Kodim 0502 Jakarta Utara sebagai kepala staf kodim (Kasdim).

Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Anjar Ari Wibowo mengatakan, percepatan serapan vaksinasi menjadi fokus utama dirinya. Dalam mengawali tugasnya sebagai Dandim baru.

“Tren saat ini kan penanganan Covid-19, maka saya akan fokus bagaimana caranya kita membantu pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi,” ucapnya kepada sejumlah wartawan belum lama ini (07/01).

Baca Juga:Kerahkan 29 Polsek, Polres Sukabumi Targetkan Ribuan Anak Disuntik VaksinKomisi II DPRD Kota Sukabumi Ajak Warga Rawat Alun-alun dan Lapang Merdeka

Oleh karena itu, Anjar menegaskan. Akan memaksimalkan sumber daya yang ada di instansi yang dipimpinnya, untuk membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mensukseskan program vaksinasi.

“Tentunya, saya akan bersinergi terlebih dahulu dengan semua komponen yang ada. Baik dengan Pemda, Kepolisian maupun instansi lainnya, guna mencari strategi yang efektif agar vaksinasi berjalan dengan baik,” terangnya.

Di tempat yang sama, mantan Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Arm Suyikno menambahkan. Kondisi Kabupaten Sukabumi sudah sangat membaik, terutama terkait capaian vaksinasi yang telah mencapai lebih dari 73 persen.

“Ini merupakan kerja keras serta sinergitas yang baik antara Kodim dengan seluruh stekholder yang ada,” tuturnya.

Ia mengaku, sapanjang dirinya menjabat selama 2,5 tahun. Kondisi keamanan di Kabupaten Sukabumi cukup kondusif, bahkan hubungan Kodim dengan masyarakat maupun organisasi terjaga dengan baik.

“Program unggulan kodim yang berjalan pad saat saya menjabat yakni, melaksanakan program Karya Bhakti TNI untuk membangun infrastruktur di daerah terpelosok. Seperti membangun jalan, rutilahu, jembatan gantung dan lain sebagainya, itu semua untuk mendongkrak perekonomian masyarakat di pelosok,” pungkasnya. (Mg1)

0 Komentar