Nelayan Rancabungur Hilang saat Melaut

PALABUHANRATU – Darma (62) Nelayan asal Rancabungur, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, hilang tenggelam saat mencari ikan di perairan laut pantai istana presiden (IP) Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.
Pria paru baya ini diketahui mencari ikan bersama anaknya Rano (32) menggunakan perahu congkreng KM Rama – 06, perahu bertolak dari dermaga PPN Palabuhanratu menuju perairan pantai IP Citepus pada Selasa (10/05) sekira pukul 17.00 WIB.
“setibanya di lokasi, Rano (anak kandung) menghidupkan lampu dan menurunkan jaring untuk menangkap ikan. Sebelum jaring terpasang semua, Saudara Rano melihat korban sudah tidak ada di buritan kapal,” ucap Kasatpolairud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar,. Kemarin (11/05).
Selanjutnya, sambung dia. Rano mencoba mencari korban dengan menyisir sekitaran perairan laut pantai IP, namun korban urung ditemukan. Hingga akhirnya ia memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke kantor Sat Pol Airud Polres Sukabumi.
“Sampai dengan saat ini korban belum diketemukan dan masih dalam pencarian pihak kepolisian dibantu tim SAR gabungan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Hendra Sudirman menambahkan. tim SAR gabungan menentukan rencana operasi dengan membagi area pencarian menjadi dua regu.
“Tim pertama akan melakukan pencarian dengan penyisiran pada area laut dengan luas area pencarian sekitar 2 NM2 di sekitar lokasi kejadian, kemudian tim kedua akan melakukan pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat dengan pengamatan secara visual di sepanjang bibir pantai hingga radius 4 KM dari lokasi kejadian,” tandasnya.
Puluhan personil SAR gabungan dilibatkan dalam operasi SAR pada hari rabu (11/5) pagi ini, diantaranya adalah Pos SAR Sukabumi, PolAir Polres Sukabumi, TNI AL Pelabuhan Ratu, IEA Sukabumi, Rotasi, Pramuka Peduli Kab.Sukabumi, MRI ACT Sukabumi, HNSI Sukabumi, Masyarakat, dan Keluarga korban. Mg 1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.