Bupati Hadiri Pesta Kesenian Adat Karo

CIKEMBAR, SUKABUMIESKPRES– Bupati Hadiri Pesta, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menghadiri Pesta Kesenian Adat Karo (Sumatra Utara) Gendan, Karo Mburo Ate Tedeh di Pabrik Dingga Jaya Pangleseran, Cikembar, Sabtu (21/01).

BACA JUGA: Ridwan Kamil Serahkan Air dan Tanah 27 Kabupaten/ Kota Dukung IKN Nusantara Sebagai simbol kebhinekaan dan persatuan

Ketua Persadan Sada Nioga (PSN) Bobby Jonson menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Pemkab Sukabumi, Dia mengatakan acara ini merupakan satu kebanggaan bagi masyarakat karo.

“Dalam kesempatan ini kami bisa berkreasi untuk menampilkan kesenian budaya masyarakat karo, dan kami pun ingin ikut berkiprah membangun Kabupaten Sukabumi,” jelasnya

Sementara Marwan Hamai menyampaikan apresiasi karena dengan adanya kegiatan seni budaya Karo ini akan menanamkan jiwa dimanapun berada tetap selalu mengingat dan melestarikan budaya leluhur.

Menurutnya, masyarakat Karo adalah masyarakat yang memiliki kekayaan budaya, tradisi, adat istiadat yang khas, masyarakat yang teguh dalam pendirian, mandiri dan suka bekerja keras, sifat mudah menyesuaikan diri dan sikap berpegang teguh pada prinsip prinsip moral dari keluhuran adat dan budaya.

“Ini harus dijadikan momentum untuk memunculkan energi positif yang merekatkan persahabatan dan persaudaraan antar adat, antar suku dan antar daerah sehingga persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah negara kesatuan republik Indonesia tetap terjaga” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat karo merupakan saudara sebangsa dan se tanah air, kesenian dan adatpun merupakan salah satu bagian dari aset bangsa Indonesia yang sangat berharga dan harus terjaga kelestariannya.

“Pemkab Sukabumi mendorong penyelenggaraan seperti ini agar lancar dan sukses serta dapat berjalan secara kontinyu selain menjadi kewajiban bersama untuk saling menjaga kelestarian aset yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya

BACA JUGA: Pesta Kembang Api Berujung Petaka, Dua Jari Wabup Kaur Nyaris Putus

Marwan berharap acara ini bisa memberikan satu kesamaan pandangan dan Pemikiran untuk ikut bersama sama membangun sukabumi dan kegiatan ini menjadi energi positif bagi generasi muda untuk menghormati kebudayaan bangsa (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *