PALABUHANRATU,SUKABUMIEKPRES –Bangunan PKL, Bangunan untuk pedagang kaki lima dan promosi UMKM di kawasan Objek Destinasi Tujuan Wisata (ODTW) Pantai Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dibiarkan tak terawat.
Terlihat, bangunan tepat di pinggir Jalan Raya Cisolok atau berada di seberang land mark Pantai Karanghawu itu terlihat kumuh. Aura kumuh semakin lengkap dengan serakan sampah kayu dari bangunan para pedagang yang tidak digunakan kembali.
Komar (60 th), warga sekitar mengatakan, bangunan tersebut sudah lama rusak dan belum ada perbaikan. Bahkan salah satu kios untuk pedagang sekitar Pantai Karanghawu ambruk. Pun begitu dengan kios cinderamata Geopark yang rusak dengan bagian kaca pecah dan pintu berkarat tidak terawat.
Baca Juga:Anies Bakal Dicap Politisi Ingkar JanjiBupati Terima Kungker Perusaan Jepang Hokkaido
“Bangunan ini sudah lima tahun kalau gak salah, semenjak dibangun belum di pakai. Gak ada yang pakai alasannya memang kurang strategis. Bisa dilihat misal ada pengunjung ke pantai, kalau mau beli jajanan harus nyebrang jalan dulu. Terus mobil gak bisa naik, tempat parkirnya gak ada,” ujarnya, Rabu (1/2/23).
Menurut Komar, jika saja area tersebut lebih luas dan dilengkapi dengan area parkir, sangat mungkin para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar area Pantai Karanghawu mau menempatinya.
“Kalau ada tempat parkir strategis dan memadai, mungkin para pedagang juga mau berjualan di sini, ini bisa digunakan. Kalau tidak salah, ada 16 kios yang rencananya untuk para PKL di pantai yang saat ini terlihat,” terangnya.
“Harus ada perbaikan dengan lokasi yang strategis dan layak untuk jualan. Kalau bisa, nanti kalau mau diperbaiki, ada musyawarah sama para pedagang. Biar nanti pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar berguna dan bisa digunakan oleh para pedagang,” pungkasnya. (SN)
