Debit Sumber Air masih Normal

Debit Sumber Air masih Normal
0 Komentar

SUKABUMIEKSPRES – Debit air di sejumlah sumber air yang dikelola Perumda AM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi masih dalam batas normal meskipun saat ini sudah memasuki kemarau. Di antara sumber air itu berada di Batu Karut dan Kadudampit.

Kepala Bagian Humas dan Hubungan Pelanggan Perumda AM Tirta Bumi Wibawa, Asep Abidin, mengatakan produksi air pada periode Januari-Juli masih berada pada batas normal. Debitnya rata–rata mencapai 1.000.144 kubik.

“Alhamdulillah kami bisa melayani dengan stabil karena hasil produksi air dari sumber–sumber ini masih dianggap normal,” kata Asep dikutip dari laman portal.sukabumikota.go.id, kemarin (7/8).

Baca Juga:Serahkan Bantuan bagi Mahasiswa PTNTol Bocimi Seksi II Masih Digratiskan

Karena itu, kata Asep, pada musim kemarau kali ini belum diberlakukan penggiliran distribusi air kepada pelanggan. Adapun penggiliran akan dilakukan jika debit air menipis berkurang hingga 50 persen dari batas normal.

“Keluhan–keluhan dari pelanggan pun masih tergolong normal. Strategi layanan kepada pelanggan masih diupayakan 24 jam. Penggiliran dilakukan ketika debit air di sumber sudah kritis. Sekarang debitnya masih di angka 90–95 persen,” tegasnya.

Perumda AM Tirta Bumi Wibawa telah menyiapkan layanan pengiriman air melalui truk tangki bagi para pelanggan seandainya distribusi air tidak normal dampak dari musim kemarau.

Ia pun menjanjikan setiap keluhan mengenai kurangnya pasokan air akan ditanggapi dengan cepat, maksimal dalam 1×24 jam.

“Jika pelayanan kepada pelanggan dianggap tidak normal, tidak dapat air berhari–hari, kami sudah siapkan program pengiriman air melalui kendaraan tangki. Langsung dikirimkan kepada pelanggan yang menyampaikan keluhan atau memberikan informasi kepada kami, langsung ditindaklanjuti dalam 24 jam. Kami memiliki tim untuk memberikan pelayanan secara langsung,” ucapnya.

Untuk memastikan debit air pada beberapa sumber tetap berada pada ambang normal, Perumda AM Tirta Bumi Wibawa pun memiliki program penghijauan yang dilaksanakan berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

0 Komentar