Kota Sukabumi Punya Pusat Pembibitan Durian Unggulan

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI SIMBOLIS: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki secara simbolis menanam bibit pohon durian di sela peluncuran pusat pembibitan durian unggul di KAC Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu.
0 Komentar

CIKUNDUL – Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong pengembangan sektor pertanian dan pariwisata berbasis edukasi melalui peluncuran pusat pembibitan durian unggul di Kawasan Agroeduwisata Cikundul (KAC) Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu, kemarin (23/12). Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meresmikannya langsung.

Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi menjadikan Kota Sukabumi sebagai kota jasa yang ramah, inovatif, serta memiliki daya tarik wisata berbasis agroeduwisata.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menyampaikan bahwa kebun durian dan sentra pembibitan durian unggul memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif dan rekreatif. Kehadiran objek wisata berbasis pertanian dinilai mampu mendukung citra Kota Sukabumi sebagai kota wisata sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pengembangan tanaman buah bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga:Komitmen Perkuat Pelestarian Warisan Budaya TakbendaPenyaluran MBG Tersendat Keterlambatan Pembayarani

Selain itu, upaya tersebut juga sejalan dengan program konservasi lingkungan melalui penghijauan yang produktif dan berkelanjutan.

Ayep menjelaskan, pusat pembibitan durian unggul ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 7 ribu meter persegi dan diharapkan menjadi peluang strategis dalam memperkuat sektor pertanian daerah. Tidak hanya itu, keberadaan pusat pembibitan ini juga membuka peluang kerja baru di bidang agribisnis serta pengelolaan wisata berbasis agro, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat, serta berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Sukabumi.

Peluncuran ini merupakan langkah awal yang sangat baik mengingat Kota Sukabumi telah lebih dahulu menanam bibit pohon induk berlabel putih, yang di sejumlah wilayah lain belum dilakukan. Ayep berharap ke depan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah, akademisi, pihak swasta, masyarakat, dan media, sehingga pembangunan sektor pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dapat berjalan lebih efektif, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (dokpim)

0 Komentar