HAB Ke-80 Tegaskan Kerukunan dan Sinergi

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI PENGHARGAAN: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyerahkan penghargaan kepada sejumlah madrasah yang menorehkan prestasi di berbagai bidang di sela peringatan HAB ke-80.
0 Komentar

SUKABUMI – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tingkat Kota Sukabumi digelar secara sederhana namun khidmat di MAN 1 Kota Sukabumi, Sabtu (3/1). Mengusung tema ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju’, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Kementerian Agama sekaligus penguatan komitmen kebangsaan dan kerukunan umat beragama. Upacara peringatan HAB ke-80 dipimpin Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki sebagai pembina upacara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Samsul Puad, menyampaikan sejarah singkat lahirnya Kementerian Agama Republik Indonesia. Dia menjelaskan bahwa Kementerian Agama lahir di tengah suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan, tepatnya pada 3 Januari 1946 melalui penetapan pemerintah. “Kementerian Agama dibentuk atas usulan tokoh-tokoh Islam dalam sidang BP-KNIP,” ujar Samsul Puad.

Dia juga mengulas perubahan istilah peringatan dari Hari Ulang Tahun Departemen Agama menjadi Hari Amal Bakti yang dimulai pada peringatan ke-34 tahun 1980. Perubahan tersebut, menurutnya, mengandung makna mendalam agar seluruh aparatur Kementerian Agama tidak terjebak pada seremonial semata.

Baca Juga:Anggota Polsek Jampangkulon Donor Darah Spontan Demi Selamatkan PasienJembatan Gantung Cirampo Sukabumi Tuntas Diperbaiki

“Istilah Amal Bakti menekankan pengabdian yang tulus dan dedikasi yang tinggi. Ini adalah pengingat bahwa tugas utama kita adalah melayani umat dan bangsa,” tegasnya.

Selain itu, ia turut memaparkan sejarah singkat berdirinya Kementerian Agama Kota Sukabumi. Awalnya, Kemenag Kota Sukabumi merupakan bagian dari Departemen Agama Kabupaten Sukabumi.

Pada tahun 1975, Departemen Agama Kota Sukabumi resmi terbentuk dengan kepala kantor pertama H. Muhammad Yunus Hamzah, yang saat itu berkantor di Jalan Suryakencana hingga tahun 1982. Baru pada 1 April 1982, Departemen Agama Kota Sukabumi memiliki kantor sendiri di Jalan Taman Bahagia Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, yang diresmikan oleh Wali Kota Sukabumi saat itu HM Soejoed. “Seiring perkembangan wilayah Kota Sukabumi, cakupan layanan Kemenag pun terus mengalami penyesuaian hingga saat ini mencakup tujuh kecamatan dan 33 kelurahan,” tambahnya.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam amanatnya menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan kekuatan strategis dalam membangun bangsa. “Kerukunan adalah energi kebangsaan dan kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan. Keberadaan Kementerian Agama adalah sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan,” ujarnya.

0 Komentar