SIMPENAN – Situasi arus lalu lintas di ruas jalan raya Bagbagan-Kiaradua di Kampung Cimapag Desa Loji Kecamatan Simpenan belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat akibat tanah longsor yang masih terus terjadi hingga kemarin (12/1).
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengatakan kondisi tanah di tebing jalan masih sangat labil. Padahal, pada Minggu malam, akses di Cimapag sempat bisa dilalui kendaraan. Namun, pergerakan tanah susulan yang terjadi kemarin pagi membuat jalan kembali tertutup material longsor.
“Untuk Cimapag yang semalam sudah bisa dilalui kendaraan. Pagi ini tidak bisa dilalui lagi. Karena masih terjadi longsoran dan pergerakan tanah dari atas,” ujar Bayu, kemarin.
Baca Juga:Klinik Sore Puskesmas Lembursitu Mulai DibukaPerkuat Ekonomi Lokal, Camat Bojonggenteng Dorong Wisata Terpadu
Terlihat material tanah bercampur lumpur dan bebatuan masih terus turun dari tebing menutupi badan jalan. Bahkan pohon-pohon di lereng bukit tampak ikut terbawa pergerakan tanah.
Bayu menegaskan, saat ini terdapat dua titik utama yang menyebabkan jalur Bagbagan-Kiaradua terputus total, yakni di Kampung Cimapag dan Kampung Cisarakan.
“Kami melaporkan bahwa jalan Bagbagan menuju Kiaradua belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk Kampung Cimapag masih terjadi longsoran dan wilayah Cisarakan juga masih belum dapat dilalui,” jelas Bayu.
Material longsoran berupa tanah dan batu masih terus turun menutup jalan. Kondisi itu akan sangat membahayakan jika dipaksakan untuk melintas. Mengingat kondisi yang berbahaya, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi jalur tersebut sementara waktu.
“Kami mengharap warga masyarakat agar tetap berhati-hati dan untuk tidak melintas terlebih dahulu melalui jalan Kiaradua menuju Bagbagan atau sebaliknya,” imbau Bayu.
Sebelumnya, pada Minggu (11/1), personel Polsek Simpenan sempat berjibaku membantu mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terjebak lumpur di lokasi yang sama. Polisi harus mendorong mobil bak terbuka dan membantu pengendara motor melewati kubangan lumpur tebal. (mg3)
