Dishub Kota Sukabumi Tak Bisa Tangani 11 Titik Kerusakan PJU

Istimewa
DOK/SUKABUMI EKSPRES PEMELIHARAAN PJU: Petugas Dishub Kota Sukabumi memperbaiki lampu PJU rusak di salah satu titik.
0 Komentar

SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 632 laporan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, 621 laporan berhasil ditangani, sementara 11 titik lainnya belum tertangani karena membutuhkan pemasangan tiang baru.

Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi, Yanto Arisdiyanto, mengatakan tingkat penanganan kerusakan PJU mencapai 98 persen.”Berdasarkan catatan kami, sepanjang 2025 terdapat 632 laporan kerusakan PJU dan sebanyak 621 di antaranya sudah ditangani. Persentase penanganannya mencapai 98 persen,” ujar Yanto kepada wartawan, kemarin (21/1).

Jenis kerusakan PJU yang paling banyak dilaporkan berupa lampu sebanyak 361 kasus. Selain itu, kerusakan jaringan tercatat 133 kasus, kerusakan tiang 14 kasus, serta 82 kerusakan pada komponen lainnya.

Baca Juga:Pemkot Sukabumi Diultimatum Soal Rekomendasi DPRDBPBD Waspadai Potensi Banjir Rob, BMKG Prediksi Terjadi pada 19-22 Januari

Menurutnya, 11 laporan yang belum tertangani merupakan usulan pemasangan PJU baru yang pada 2025 belum dapat direalisasikan karena tidak masuk dalam program anggaran. “Sebelas titik itu bukan kerusakan, melainkan usulan pemasangan PJU baru. Tahun 2025 kemarin belum ada program ke arah sana, hanya fokus pada perbaikan kerusakan,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan penerangan jalan, Dishub Kota Sukabumi pada tahun ini merencanakan pemasangan 100 unit PJU baru yang akan tersebar di tujuh kecamatan. Ratusan PJU yang diwacanakan itu sesuai dengan permintaan masyarakat hasil dari ajuan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Kemungkinan 100 PJU yang direncanakan itu sudah termasuk 11 titik yang belum tertangani tahun lalu. Nantinya akan kami usulkan melalui anggaran perubahan parsial,” katanya.

Namun yang pasti, pada triwulan pertama 2026, program Dishub masih difokuskan pada pengadaan lampu untuk mengganti PJU yang mati total disamping kegiatan pemeliharaan rutin. “Untuk program kerja pada tahun ini, selain perawatan, kami fokus pada pengadaan lampu,” terangnya.

Yanto mengungkapkan, secara keseluruhan Kota Sukabumi masih mengalami kekurangan sekitar 400 PJU dari kebutuhan ideal sebanyak 5.682 unit, sementara yang terpasang saat ini baru 5.282 unit. “Kekurangan ini akan kami ajukan secara bertahap, minimal 100 PJU setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain dari APBD, Kota Sukabumi juga mendapatkan bantuan 31 unit PJU dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan dipasang di Jalan Baros dan Jalan Cemerlang. “Sebanyak 31 PJU bantuan provinsi itu akan dipasang di titik-titik Jalan Baros dan Cemerlang untuk meningkatkan penerangan,” ucapnya.

0 Komentar