Ujang menambahkan, ke depan IPSM Kota Sukabumi akan memfokuskan perhatian pada validasi data warga miskin. Ia mengakui bahwa hingga saat ini data kemiskinan masih kerap menjadi perdebatan akibat perbedaan data antar lembaga.
“Validasi data menjadi sangat penting agar program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Ini akan menjadi fokus kami ke depan,” pungkasnya. (mg5)
