Pengusaha Dukung Pembangunan Huntap bagi Penyintas Bencana

Istimewa
HUMAS PEMKAB SUKABUMI KOLABORASI: Pemkab Sukabumi berkolaborasi dengan pengusaha dan komunitas membahas persiapan pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana di Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu dan Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung.
0 Komentar

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama pengusaha dan komunitas berkolaborasi akan membangun hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana di Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu dan Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung. Pembahasan persiapan pembangunan rumah untuk warga terdampak bencana itu digelar di Gedung Sulanjana, pekan lalu.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi sebagai leading sektor pelaksana pembangunan huntap memaparkan secara komprehensif berbagai aspek di antaranya kesiapan dan status lahan, perencanaan teknis dan desain bangunan, skema pembiayaan, tahapan pelaksanaan, serta mekanisme koordinasi lintas perangkat daerah agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan keterlibatan dunia usaha salah satu upaya mempercepat penyediaan hunian yang aman dan layak bagi warga terdampak bencana. Peran serta dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Sukabumi. “Pertemuan dengan para pengusaha ini, sekaligus mempersiapkan bahan dan pokok-pokok presentasi yang disampaikan tim teknis Disperkim. Sejumlah perusahaan menyanggupi kesiapannya berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun huntap bagi penyintas bencana,” ujarnya.

Baca Juga:Sinergi Budaya dan Solusi Ekonomi, Pemkot Sukabumi Gandeng Lulusan STH Pasundan Wujudkan Masyarakat BerdikariTruk Kontainer Nyangkut di Jalan Amblas Pasirsuren

Menurutnya pembangunan rumah di lokasi bencana sangat mulia demi memberikan kenyamanan tempat tinggal bagi warga terdampak. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada para pengusaha di Kabupaten Sukabumi yang telah bersinergi dalam penanganan pascabencana.

“Alhamdulillah, rencana pembangunan huntap didukung perusahaan melalui program CSR. Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Terima kasih atas kepedulian dan perhatian para pengusaha terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi menyebutkan sesuai kebutuhan di lapangan, bangunan huntap untuk penyintas bencana di dua kecamatan sebanyak 166 unit. Di Kecamatan Palabuhanratu sendiri akan dibangun huntap sebanyak 100 unit dan sisanya untuk warga terdampak bencana dari Kecamatan Gegerbitung. Sedangkan lahan yang dibutuhkan untuk satu unit huntap sekitar 60 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 36 meter persegi.

“Insya Allah, tahap awal pengerjaan pembangunan huntap akan segera dilaksanakan. Bahkan desain bangunan sudah ada. Termasuk hal lainnya juga telah disiapkan. Sekarang tinggal menunggu instruksi dari pimpinan,” tandasnya. (ist)

0 Komentar